Pengalaman diterima kuliah di Universitas Indonesia dari anak FIB UI

Semester 8 sudah terlewati. Jika saya mengikuti kuliah dengan wajar pada semester 8 ini harusnya sudah mencapai tahap akhir. Sejauh ini sudah ada 3 orang yang lulus di semester ini pada program studi yang saya ambil yaitu Arkeologi di Kampus FIB UI. Pelan-pelan saya kembali menarik mundur ingatan ke masa awal perkuliahan. Satu waktu di tahun 2015 saya pernah membuat tulisan mengenai kuliah jurusan Arkeologi di Universitas Indonesia. Selain itu dulu ketika masa orientasi saya diminta untuk membuat satu narasi. Pengalaman diterima di UI diminta untuk dituangkan ke dalam bentuk narasi. “Memasuki Dunia Arkeologi” adalah judul dari narasi yang saya buat untuk memenuhi tugas orientasi. Samar-samar ingatan saya, mungkin ini diminta ketika sedang mengikuti Orientasi Kehidupan Kampus Universitas Indonesia atau yang biasa dikenal dengan singkatan OKK UI. Berdasarkan keterangan modified date tulisan ini terakhir diedit pada tanggal 2 agustus 2015.

Memasuki Dunia Arkeologi

Diterima di Universitas Indonesia merupakan suatu anugrah yang luar biasa dan prestasi yang membanggakan bagi saya. Teringat pada saat pertama kali saya menginjakkan kaki di Universitas Indonesia yaitu saat diadakannya UI Opendays 2015, ini adalah kali pertama saya mengunjungi PTN, saya kagum melihat betapa luasnya Universitas Indonesia dengan berbagai macam kehidupan di dalamnya. Sebelum pulang teman-teman saya mengabadikan momen didepan perpustakaan pusat UI, namun saya menolak untuk ikut bernarsis ria, karena menurut saya ini bukanlah waktu dan tempat yang tepat. Saya masih ingat salah satu teman saya mengatakan bahwa saya akan menyesal tidak berfoto di UI. Akan tetapi pendapat tersebut langsung saya sanggah, kurang lebih saya mengatakan bahwa nanti juga saya akan kembali dan sering ke UI. Selanjutnya teman saya meragukan kepercayaan diri saya, saya hanya membalasnya dengan sedikit tertawa. Dalam benak saya, kelak saya pasti akan jadi bagian dari mereka, Mahasiswa UI.

Waktu pun terus berjalan, hingga pada hari pengumuman SBMPTN pun tiba. Saya sangat bangga dengan hasilnya, yang menyatakan bahwa saya diterima di Universitas Indonesia program studi Arkeologi Indonesia. Arkeologi merupakan pilihan kedua saya saat SBMPTN, saya memilihnya karena saya memiliki sedikit ketertarikan dengan sejarah Indonesia. Indonesia memiliki banyak sejarah kehidupan yang belum terungkap. Hal tersebut merupakan suatu tantangan yang ingin saya selesaikan. 

Walaupun saya masih sangat awam dengan Arkeologi, saya yakin dapat mempelajarinya dengan baik dan benar. Mengungkap sejarah yang belum terungkap, Melestarikan kebudayaan, Meneliti benda –benda purbakala, itulah sebagian pikiran saya tentang Arkeologi saat ini. Target saya adalah lulus sarjana tepat waktu dengan IPK diatas 3.20 kemudian melanjutkan ke program pascasarjana Arkeologi dengan peminatan Arkeologi Prasejarah.

Meskipun kuliah jurusan Arkeologi, saya memiliki minat yang besar terhadap kewirausahaan, pemasaran, dan IT khususnya pengembangan Website. Saya juga memiliki  pengalaman dibidang kewirausahaan , dan hingga saat esai ini ditulis saya masih bekerja sebagai website developer di sebuah toko ritel online yaitu toko49.com. Namun saya sangat minim pengalaman dalam organisasi. Oleh karena itu saya ingin bergabung dan mengikuti organisasi yang ada di Universitas Indonesia, agar dapat meningkatkan kemampuan, menambahkan relasi dan menjalin silaturahmi dengan mahasiswa UI lainnya.

Saya berharap dapat berkolaborasi membangun suatu usaha dengan sahabat mahasiswa UI lainnya, serta mengikuti organisasi yang berhubungan dengan kewirausahaan dan IT  dan ikut berkontribusi didalamnya. Membuat suatu aplikasi yang dapat memberikan pengetahuan lebih lanjut tentang Arkeologi Indonesia merupakan salah satu keinginan saya.

Mencari, Menemukan, Meneliti, dan  Mengungkap sejarah baru, serta ikut melestarikan kebudayaan adalah cita – cita saya selama dan setelah menempuh pendidikan jurusan Arkeologi di Universitas Indonesia.

Dunia Arkeologi memang sangat baru bagi saya, dan masih banyak masyarakat yang belum sadar betapa luasnya dunia Arkeologi sehingga dipandang sebelah mata. Keraguan mereka tidaklah berarti bagi diri saya, kelak saya akan menunjukkan kepada mereka bahwa saya mampu berprestasi di dunia Arkeologi. 

1440442671036

___________

Hingga hari ini saya cukup menikmati kuliah sebagai mahasiswa arkeologi yang begitu asyik. Beberapa hari ke depan tulisan ini sudah empat tahun. Sedikit mengulas tulisan saya diatas. Gagasan dalam tulisan belum sepenuhnya tercapai dan beberapa ada yang berubah. Walaupun ada beberapa gagasan yang pelaksanaannya berubah namun secara prinsip masih sesuai. Contoh gagasan yang berubah adalah mengenai keinginan saya untuk aktif di organisasi kewirausahaan dan IT. Kenyataan ya ng terjadi hingga tulisan ini dibuat saya aktif dalam organisasi intra kampus yang banyak bergerak di bidang kegiatan alam bebas, pelestarian lingkungan dan pengabdian masyarakat.

Satu gagasan lain yang cukup relatif mengenai waktu kelulusan. Pada tulisan saya menyampaikan bahwa saya mempunyai target untuk lulus tepat waktu. Tepat waktu pada tulisan dibandingkan dengan kondisi saat ini menimbulkan sedikit pertanyaan untuk saya. Apa yang saya pikirkan ketika menulis “tepat waktu” dulu ya?

 

Kebhinekaan Sebagai Pemersatu Bangsa Indonesia: Perspektif Arkeologi

Indonesia merupakan Negara yang memiliki berbagai macam suku, bangsa  agama, dan ras yang tersebar di seluruh wilayahnya. Apa yang kita sebut disini sebagai “bangsa” adalah bangsa dengan kebudayaannya masing-masing, yang satu sama lain seringkali dihubungkan oleh kepentingan-kepentingan bersama dalam hal ekonomi maupun politik (Sedyawati, 1993:24).

Keragaman yang teradapat di Indonesia sudah berlangsung sejak masa prasejarah. Hal ini terlihat dari temuan tulang manusia pada Situs Binangun dan Situs Leran yang terdapat di kawasan Pantai Utara, Kabupaten rembang, Jawa Tengah. Hasil analisis yang dilakukan dari 23 sampel individu rangka manusia terdapat 4 sampel yang termasuk kelompok Mongoloid, 3 sampel kelompk Austro-melanesian, dan 2 sampel dikelompokkan sebagai “Gracile Group”. Dua sampel terakhir berdasarkan ciri-ciri fisik yang ramping kemungkinan adanya kelompok atau ras lain yang tinggal di kawasan Pantai Utara Jawa ini bersama ras Mongoloid dan Australo-Melanesian. Melalui analisis itu dapat diketahui bahwa sejak tahun 500 sebelum masehi di kawasan Pantai Utara Jawa khusunya antara Kecamatan Lasem dan Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang telah diokupasi berbagai ras.

Meskipun masyarakat Indonesia terdiri dari beraneka ragam suku, bangsa agama dan ras, pada kehidupan sehari-harinya mereka dapat akur, karena kebhinekaan telah muncul dan disadari sejak masa prasejarah.  “Semboyan Bhineka Tunggal Ika” Menunjukkan ciri keragaman kehidupan bangsa Indonesia, yang sesungguhnyaa berarti: Justru karena berbeda-beda maka ia satu adanya (Mattulada, 1985:47).

Semboyan “Bhineka Tunggal Ika” yang menjadi dasar kebhinekaan di Indonesia berasal dari masa Majapahit. Diambil dari kitab Sutasoma pupuh 139 bait 5 yang berbunyi “Bhinnêka tunggal ika tan hana dharma mangrwa”. Kalimat yang ditulis oleh Mpu Tantular pada kitab Sutasoma itu merupakan cara menyatakan keanekaragaman kepercayaan dan keagamaan kala itu. Kalimat itu ditulis untuk menumbuhkan rasa semangat dan persatuan pada masa itu. Menurut saya, kebhinekaan dapat dikatakan telah diakui dengan adanya bukti tertulis ini. Meskipun masyarakatnya majemuk namun  mereka semua adalah satu. Bangsa Indonesia.

Selain itu terdapat keragaman agama yang dapat ditelusuri adalah dengan adanya keragaman agama pada Dinasti Sailendra. Hal ini ddapat terlihat pada penggambaran relief Karmawibangga yang terdapat gambaran pendeta hindu dan bhiksu Buddha. Penggambaran tersebut menunjukkan bahwa pada masa itu pun sudah muncul keragaman namun tetap pada satu kesatuan. Melalui keragaman agama itu dapat dilihat bahwa penguasa masa itu mempunyai sikap toleransi dalam kehidupan beragama.

Kemajemukan masyarakat sebagaimana yang ada di Indonesia adalah suatu keniscayaan yang tidak mungkin disangkal. Tidak ada cara lain bagi bangsa ini kecuali dengan berkomitmen kuat merawat keragaman menjadi sebuah kemungkin dan tidak mentolelir segala bentuk tindakan yang dapat menghancurkan tatanan masyarakat majemuk (Amirsyah 2012:51). Hingga pada masa munculnya Bangsa Indonesia sebagai sebuah Negara. Kemajemukan masyarakat indonesia ini terus ditelusuri dan kemudian ditemukan semboyan “Bhineka Tunggal Ika”. Semboyan ini kemudian dikristalisasi sebagai salah satu lambing Negara dengan dituliskan pada pita yang terdapat pada kaki lambang Garuda Pancasila.

Kesadaran untuk mengukuhkan “Bhineka Tunggal Ika” sebelum dikristalisasi sebagai lambang Negara telah dicetuskan dalam peristiwa sumpah pemuda pada tahun 1928. Pada hakikatnya sejak awal para founding fathers bangsa Indonesia telah menyadari akan keragaman bahasa, budaya, agama, suku dan etnis kita. Singkatnya bangsa Indonesia adalah bangsa multikultural, maka bangsa Indonesia menganut semangat Bhinneka Tunggal Ika, hal ini dimaksudkan untuk mewujudkan persatuan yang menjadi obsesi rakyat kebanyakan (Mahfud 2009:10)

Persatuan dikembangkan atas dasar Bhinneka Tunggal Ika, dengan memajukan pergaulan demi kesatuan dan persatuan bangsa (Kansil dan C. Kansil 2006:25). Dapat disimpulkan bahwa semboyan ini merupukan kunci permersatu Bangsa Indonesia di masa kini. Kesadaran tentang keragaman dan persatuan yang sudah muncul sejak dulu ini menjadi kunci untuk mewujudkan masayarakat majemuk yang saling toleransi dalam perbedaan-perbedaan yang ada.

Keberagaman budaya, etnis, bahasa, dan tradisi bangsa Indonesia telah muncul sejak masa prasejarah. Dengan mengangkat nilai-nilai kebhinekaan terhadap keberagaman yang ada merupakan satu cara untuk mempersatukan bangsa Indonesia. Melalui hal ini masyarakat majemuk dapat mengetahui bahwa sejak dulu perbedaan-perbedaan yang ada tidak menimbulkan seteru. Masyarakat majemuk Indonesia hidup berdampingan dengan harmonis.

 

Daftar Pustaka

Santiko, H. 2013. “TOLERANSI BERAGAMA DAN KARAKTER BANGSA: PERSPEKTIF ARKEOLOGI” dalam SEJARAH DAN BUDAYA, Tahun Ketujuh, Nomor 1. Depok.

Kasnowihardjo, G. 2016. “KONTRIBUSI HASIL PENELITIAN ARKEOLOGI DALAM PROGRAM ‘KEBHINEKAAN SEBAGAI PEMERSATU BANGSA’ ‘STUDI KASUS PADA SITUS KUBUR PRASEJARAH DI PANTAI UATARA JAWA TENGAH’”. Yogyakarta: Balai Arkeologi Yogyakarta.

Lestari, G. 2015. “BHINNEKHA TUNGGAL IKA: KHASANAH MULTIKULTURAL INDONESIA DI TENGAH KEHIDUPAN SARA” dalam Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Th 28, Nomor 1. Yogyakarta.

Asyiknya menjadi mahasiswa arkeologi!

Masih teringat tentang bagaimana perasaan ini ketika baru menjadi mahasiswa arkeologi. Kala itu saya senang sekali, lantaran dapat kuliah di jurusan ini. Namun, tidak lama saya merasakan kesenangan itu. Saya mulai bosan. Selain itu juga mulai memikirkan tentang apa esensi dari yang saya pelajari ini. Tidak ada masa depan yang cerah dalam penglihatan. Saya mulai memikirkan apa yang harus saya lakukan.

Semester pertama usai. Pada semester kedua saya mencoba memulai sebuah bisnis. Bisnis import barang dari china sesuai dengan pengalaman yang saya punya. Kehidupan kala ini hanyalah pulang-pergi depok-bekasi. Habis kuliah lalu kembali mengurus bisnis ini.


Kuliah berjalan biasa saja. Tanpa terasa saya sudah menghabiskan waktu. Hingga semester 3 datang. Bisnis saya pada semester ini mulai kurang terurus. Sebab saya sibuk mencari kesibukan baru. Pada semester ini saya kembali mendalami ilmu yang saya pelajari. Tetap saja hal itu hanya sementara. Setelahnya saya hanya datang dan menghabiskan hari di bangku kuliah. Tanpa benar-benar mengkaji apa yang sedang saya pelajari.


Semester empat tiba. Waktu saya banyak dihabiskan untuk proses pendidikan di sebuah organisasi. Alhasil, kuliah saya kurang memuaskan semester ini. Banyak bahan atau tugas kuliah yang tidak terdokumentasi. Sudah pasti IP saya turun walaupun sedikit.


Ketika liburan antara semester 4 dan 5. Saya dan teman-teman melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Jambi. Disinilah gairah sebagai mahasiswa arkeologi mulai tergugah. Kami melakukan ekskavasi di Kawasan Cagar Budaya Muarojambi. Ekskavasi merupakan metode arkeologi yang dilakukan untuk melakukan pengumpulan data. Kegiatan selama KKL adalah mengumpulkan data di pagi hari hingga petang. Malam hari dilakukan pembuatan laporan, presentasi, ataupun kuliah.


display alat ekskavasi

Display Alat Ekskavasi


Ekskavasi menggunakan berbagai macam peralatan. Adapun alat mengupas terdiri dari Sudip, Cetok dan Petel. Pemilihan alat yang digunakan tergantung dari karakteristik tanah dan sebaran temuan. Asyiknya, saya mendapatkan tempat ekskavasi yang dipenuhi bebatuan dan akar. Sehingga seluruh alat terpakai saat pengupasan tanah.


Mula-mula saya menggunakan sudip untuk mencongkel fragmen bata pada permukaan tanah. Sudip adalah alat gali yang dibuat dari bilah bambu dengan panjang sekitar 15-20 cm dan lebar sekitar 5-10cm. Salah satu ujung dari bilah bambu kemudian dibuat runcing dengan ukuran 1-5cm. Penggunaan alat ini sangat mudah bahkan untuk orang awam sekalipun. Setelah habis fragmen bata dan tersisa permukaan tanah saja, dilakukan penggantian alat. Karena tujuan belum tercapai saya masih harus terus mengupas tanah. Kali ini menggunakan petel. Petel secara bentuk dapat dikatakan mirip dengan cangkul/pacul. Namun dengan ukuran yang lebih kecil. Ujung besi petel dibuat tajam. Tujuannya agar lebih mudah dalam mengupas tanah. Ketika dirasa tanah sudah datar saat dikupas dengan petel, selanjutnya adalah meratakan permukaan tanah. Inilah saatnya cetok digunakan. Cetok adalah alat yang umumnya digunakan tukang bangunan ketika meratakan semen. Namun cetok arkeologi memiliki bentuk yang berbeda. Besi cetok dibuat membentuk segi empat asimetris.


Perekaman Data Arkeologi

Perekaman Data Arkeologi


Selain alat, yang tidak kalah menarik adalah teknik perekaman data. Untuk merekam data dilakukan pengupasan tanah dengan pembuatan lot. Pembuatan lot merupakan cara pengupasan tanah yang dilakukan ketika mempunyai suatu tujuan dan berhenti setelah tujuan itu tercapai. Data direkam dengan menggambar, memotret foto, mengukur, dan mencatat gejala-gejala yang ada saat sedang dilakukan pengupasan.


Tidak hanya bekerja di lapangan. Pekerjaan tetap asyik di basecamp. Disini saya menyusun data dalam bentuk laporan, gambar, ataupun foto. Setelah melakukan pekerjaan dilanjutkan dengan presentasi dan diskusi mengenai hasil pengumpulan data di lapangan. Sehingga dapat diketahui kendala yang terjadi dan diberikan solusi. Melalui KKL, keseruan sebagai mahasiswa arkeologi mulai terasa.


Semester 5 kini saya jalani. Kuliah, Organisasi, Bisnis, dan Bekerja saya coba lakukan di semester ini. Pada semester ini saya semakin menyadari asyiknya kuliah di arkeologi. Apalagi ketika sedang mengkaji hal baru yang belum diketahui. Memang saya belum menjadi orang yang cerdas di bidang ini. Tapi saya menyadari banyak sekali yang perlu dikaji.


Belakangan ini saya sedikit mempelajari arkeologi maritim dan laporan survei arkeologi. Arkeologi maritim merupakan kajian yang cukup jarang diminati. Saya mendapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan penggunaan teknologi untuk mendeteksi kapal karam. Satu kali saya juga mengunjungi museum di gedung mina bahari. Museum itu berisi koleksi kemaritiman paling banyak berasal dari cirebon. Hal lain yang beberapa kali saya baca adalah laporan survei arkeologi yang dilakukan di beberapa tempat. Laporan survei di gunung penanggungan pada tahun 1976 merupakan favorit saya. Pada laporan ini terdapat deskripsi verbal dan piktorial hasil survei. Sepengetahuan saya pada gunung ini terdapat beberapa candi yang ditemukan oleh KAMA UI. Ingin sekali mengunjungi tempat ini. Tidak lain hanya untuk merasakan asyiknya menjadi mahasiswa arkeologi!


 

DSC06121

Keadaan Awal Kotak

akhir

Setelah dilakukan Ekskavasi, terdapat susunan bata yang diduga merupakan struktur pagar.

Belajar navigasi darat dalam perjalanan menuju puncak pasir geger bentang

Di malam hari yang gelap setelah selesai merakit tenda saya mencoba menerka-nerka dimana posisi saya berdiri dengan bantuan peta dan kompas, kebetulan disekitar situ ada sungai yang langsung saya jadikan objek azimuth. Setelah itu saya langsung membuka peta dan menggunakan bantuan protaktor untuk mencari sungai yang sekiranya cocok sudutnya dengan azimuth yang sebelumnya sudah diukur. Tidak sulit untuk mengetahui dimana letak saya berada sekarang karena medannya jelas terdapat jembatan dan sungai yang berbelok. Kenyataannya di pagi hari saat berdiskusi dengan mentor, posisi yang saya plot dalam peta sebagai lokasi sekarang itu merupakan sebuah kesalahan. Ternyata jembatan kecil yang saya maksud tidak ada dalam peta dan bentukan sungai telah dipengaruhi campur tangan manusia sehingga berbeda dengan yang ada dalam peta, mungkin juga perbedaan itu terjadi karena saya masih menggunakan peta terbitan tahun 1998.

Setelah badan dipanaskan, kami bersiap untuk memulai perjalanan. Sebelum memulai kami diminta untuk mengikuti mentor, menelusuri jalanan setapak hingga tiba di punggungan pada perkebenunan teh, disana kami diminta untuk mencari tahu koordinat posisi kita berada. Lama kami mencari namun tidak ada yang mengetahui hingga akhirnya mentor memberitahukan dimana kita sebenanya dan kemudian kembali menuju basecamp. Di basecamp kami mendapatkan briefing lagi dari mentor tentang perjalanan ini. Selanjutnya kami lanjut menuju Checkpoint pertama yang merupakan tanggung jawab kelompok saya untuk menunjukkan jalan kesana. Singkat cerita saya dan teman-teman bingung apakah Checkpoint yang saya tuju adalah benar, kami beberapa kali berputar di jalan yang sama akibat keraguan saya yang pada saat perjalanan ini ditunjuk sebagai penanggung jawab navigasi kelompok. Akhirnya ketika sampai di mulut sebuah punggungan, saya yakin bahwa punggungan itu lah jalan masuk kami dan merupakan checkpoint pertama, saya naik untuk memastikan dan melakukan orientasi medan, namun ternyata setelah saya turun dan ingin memberithaukan jalur tersebut, panitia baru memberitahukan bahwa kami sebenarnya disuruh mencari kertas pertanda checkpoint, saya kemudian bbingung karena di jalur tersebut tidak tampak kertas apapun. Cukup banyak waktu berlalu hingga diputuskan untuk melnjutkan pergi ke checkpoint selanjutnya.

Kami melaju dari satu checkpoint ke checkpoint lainnya yang sebenarnya adalah jalur untuk menuju ke gegerbentang. Tiap checkpoint mempunyai karakteristik tersendiri, misalnya checkpoint saya berada di mulut punggungan, checkpoint terahir berada di puncak dan lain lain. Setiap kelompok menemukan checkpoint mereka hingga sampai di checkpoint 4 kami beristirahat dan memasang tenda. Malamnya dilakukan evaluasi perjalanan, beberapa dari kami ada yang kehilangan peralatannya seperti protaktor, kompas ataupun peta yang rusak. Mentor dan Panitia kemudian memberitahu kami bahwa peralatan tersebut itu sangat penting dan sudah seharusnya kita jaga dengan benar karena jika kita sendiri dan tersesat sementara tidak membawa peralatan navigasi maka kecil kemungkinan kita akan selamat, dapat dianalogikan perlatan navigasi ini adalah nyawa kita.

Suara-suara telah terdengar, fajar telah tiba memaksa kami yang sedang terlelap untuk bangun dengan dingin yang menusuk itu. bersiap kami merpikan tenda dan memasak makanan untuk pagi dan siang hari nanti. Jam 8 kita baru mulai bergerak lagi untuk menuju checkpoint 5, checkpoint 5 merupakan tanggung jawab gabungan antara kelompok saya dengan kelompok 2. Posisi kelompok 2 berada di paling depan sementara kami di belakang mereka. Kami berhenti ketika menemukan punggungan yang menurut kami adalah punggungan CP5 namun jika dicocokkan azimuth dengan catatan pada route card yang saya miliki, sudutnya tidak sama. Hal itu membuat saya tidak yakin bahwa itu adalah punggungan yang terdapar pada peta. Orientasi medan kemudian dilakukan, saya ditemani salah satu mentor dan beberapa teman menyusur lurus ke depan menanjak dan mencari punggungan CP5. Cukup jauh dari lokasi sebelumnya saya menenmukan punggungan yang sudutnya sesuai dengan route card dan ternyata teman saya sudah ada yang turun di punggungan tersebut. Jika dilihat pada peta memang kitaharus turun 3 kontur atau kira-kira sekitar 30 meter ke bawah. Waktu yang sudah cukup sempit saat kita berada disini membuat pencarian tidak maksimal. Dengan terpaksa kami harus melanjutkan perjalanan dan kelompok saya kembali tidak menemukan checkpoint.

perjalanan-2_5414_compressed

Karena hanya kelompok saya yang belum menemukan checkpoint akhirnya diputuskan bahwa kelompok kami diberi kesempatan memandu menuju CP6. Saya kemmudian sedikit mendapatkan asa, karena jika dilihat dari peta CP6 berada di puncak geger bentang dan dalam fikiran saya pasti mudah menemukannya. Kami berjalan terus mengikuti jalur yang sudah ada hanya saja vegetasi yang rapat membuat carrier saya beberapa kali tersangkut pada ranting berduri. Semakin lama trek yang kami lalui semakin ekstrim, dilihat dari kecuramannya ataupun medan yang dilalui. Setelah melewati tanjakan yang cukup curam akhirnya kita sampai di daerah landai yang lebih luas dibanding area landai sebelumnya, disana juga terdapat patok. Setelah mengamati dengan cepat saya memutuskan untuk menanggalkan carrier dan terus maju melakukan orientasi medan, tidak lama teman saya muncul ikut menyusuri igir-igir ini, setelah cukup jauh saya merasa bahwa tidak ada lagi daerah landai yang cukup luas dan seharusnya temppat tadi adalah puncaknya, maka saya memutuskan untuk kembali ke tempat tadi.

Tiba di tempat tadi, saya lihat mentor dan panitia telah memasang flysheet membuat keyakinan saya semakin besa bahwa memang sebenarnya kita telah tiba di puncak pasir gegerbentang, tapi kenapa saya belum menemukan kertas checkpointnya? apakah saya kembali gagal menemukan kertaas tersebut? panik kembali melanda diri saya, rasanya benar-benar kecewa. Mentor kemudian kembali memberikan instruksi untuk mengecek kembali area landai di belakang dan ternyata disana sudah ada teman saya yang lain dan sudah mengetahui lokasi kertas CP tersebut, saya langsung mengambilnya dan membawanya dengan penuh kebahagiaan. Senang sekali memang rasanya, bukan karena kertasnya, namun lebih karena mengingat bagaimana proses menemukan kertas ini, ditengah keputus asaan dan kebimbangan saya memilih untuk tidak menyerah dan pada akhirnya menemukan kertas tersebut.

perjalanan-2_5998_compressed

One Day Trip Perjalanan dari Depok ke Curug Ciherang sampai Gunung Batu

Kejenuhan seringkali kita jumpai sebagai mahasiswa. Saya juga termasuk salah satu orang yang tidak luput dari rasa jenuh. Wajar memang kejenuhan yang saya rasakan setelah cukup lama berkutat dengan pekerjaan. Oleh sebab itu saya memutuskan untuk ikut melakukan perjalanan bersama teman saya pada tanggal 22 Oktober kemarin. Sebenarnya awalnya teman saya mengajak untuk mengunjungi leuwi hejo namun karena saya sudah pernah kesana tahun lalu, sehingga membuat saya agak malas untuk ikut. Tetapi ternyata yang ngajak jalan malah tidak bisa ikut dalam perjalanan hal itu baru saya ketahui ketika malam hari sebelum perjalanan saya berkumpul di kontrakan teman yang terletak di dekat flyover menuju margonda dari kelapa dua depok, mereka juga memang ikut dalam perjalanan. Pada malam itu akhirnya saya putuskan untuk mengajak mereka ke curug ciherang, alih-alih dengan mengatakan bahwa di curug ciherang keren ada rumah pohonnya. Padahal memang sebenarnya itu semata-mata hanya keinginan saya untuk pergi kesana dan kebetulan saat melihat-lihat tentang curug ciherang di Internet saya mengetahui bahwa disana ada rumah pohon yang menurut saya cukup istimewa. Beruntungnya mereka mau memindahkan destinasi ke curug ciherang sesuai keinginan saya.

Hari sabtu datang, hari itu saya bangun pukul 3.00 pagi sambil menunggu teman teman lain bangun saya memainkan handphone dengan masih berbaring diatas kasur. Namun, sayup-sayup saya mendengar suara hujan diluar, seketika muncul pikiran bahwa curug akan kotor jika sebelumnya hujan, kemudian rasa malas mulai muncul dalam diri saya takut jika nanti airnya akan kotor. Hingga akhirnya teman-teman bangun jam 5an, salah satu teman saya ada yang menyadari bahwa tadi habis hujan setelah melihat jemuran basah dan saya pun menyampaikan bahwa memang benar tadi hujan sebentar dan kemungkinan kita nanti akan mendapatkan air curug yang cokelat. Tetapi hal itu tidak menyurutkan keinginan mereka untuk tetap jalan-jalan ke curug ciherang. Kurang lebih kita berangkat jam 5.40 dari kontrakan. Perjalanan dilakukan oleh empat orang dan dua motor sudah termasuk saya didalamnya. Jalanan yang sempit membuat kita harus berjalan dengan lain jalur untuk menuju ke jalan raya. Saya sudah berniat untuk jalan menuju jl raya bogor lewat kelapa dua agar lebih cepat, namun teman saya memupuskan harapan tersebut karena mereka ternyata tidak melihat saya yang ada di pinggir jalan arah kelapa dua. Saya dan teman sudah berusaha memanggil mereka namun ternyata mereka tidak mendengar dan malah naik ke flyover menuju margonda. Dibawah margonda saya bertemu mereka dan menjelaskan apa yang barusan terjadi dengan tertawa, akhirnya teman saya memutuskan untuk bertukar tempat dengan tujuan agar dapat memperhatikan dengan motor saya. Di pinggir jalan depan seven eleven kami melihat tukang bubur dan singgah disana untuk sarapan dan menghabiskan 6000 untuk bubur dan 1000 untuk tukang parkir yang pada saat kami makan baru datang.

Setelah memakan bubur kita langsung berangkat lagi sekitar pukul 6.00, akhirnya karena kita sudah di Margonda agar tidak memutar balik kita memutuskan untuk berjalan melewati jalan juanda ke arah jalan raya bogor. Di jalan raya bogor kita minggir sejenak untuk melihat google maps selain itu kita juga minggir saat ada pom karena teman ingin isi bensin, saya pun sekalian mengis bensin yang pada saat itu sebenarnya masih setengah, tapi saya isi saja pertamax rp.10.000. Sepanjang jalan raya bogor masih cukup lengang, mungkin karena sabtu pagi tidak banyak yang bekerja, kami terus menelusuri jalan hingga sampai di persimpangan jalan raya mayor oking kami belok kiri lewat jalan tersebut. Saat sampai di daerah citereup kami sempat bingung karena jalannya satu arah kami harus melewati jalan yang memutar ke jalan arah cibadak. Di jalan arah cibadak ini ketika sudah masuk ke dalam pemandanagan di sekitarnya cukup indah dengan jalan aspal yang berkelok dan naik turun. Kami melalui beberapa persimpangan, pada persimpangan pertama pastikan memilih jalan ke arah jonggol dan di persimpangan kedua pilih jalan arah ciherang/cipanas. Jalan cukup rusak saat sudah ada di jalan menuju ciherang dan tanjakan yang dilalui pun cukup curam sehingga perlu menggunakan gear/gigi 1 untuk menaikinya, bahkan di motor teman saya sampai harus turun karena memaksakan gear/gigi 2. Persimpangan terakhir adalah yang menuju ke curugnya dan ke arah cipanas puncak, tentu saja kita memilih jalan ke curug karena kami memang ingin kesana.
jalan-ke-curug-ciherang
Kami sampai sekitar pukul 8.40, karena memang tidak terlalu dikebut semenjak awal. Di pos masuk sudah menunggu beberapa teteh dan aa. Biaya yang dikeluarkan untuk motor dan dua orang adalah 35000. Ada dua jalur menuju parkiran dan kami diinstruksikan untuk masuk ke jalur kiri yang berpagar. Kami melewati villa dan tempat flying fox, jalan menuju parkiran ini dibuat dengan batuan sehingga membuat pantat cukup panas saat melewatinya. Setelah memarkirkan motor kami pun berjalan melewati jalanan batu dan disamping kiri kami membentang struktur bangunan yang seperti punden berundak buatan manusia zaman sekarang sementara di samping kanan terhampar pemandangan yang hijau dengan perkebunan dan pegunungan. Berjalan sebentar kemudian tampak rumah pohon yang ternyata untuk memasukinya harus bayar 2000. Kami memutuskan untuk berfoto diluar saja dan jika ingin berfoto didalam nanti ketika perjalanan pulang saja. Naik keatas menyusuri jalan yang tampak seperti batuan yang baru disusun, semilir angin yang sejuk membuat perjalanan ke curug tidak terasa dan tau2 kami sudah sampai ke hulu dari curug ciherang ini. Disini masih sepi, karena ternyata kami masuk melewati jalur lain sehingga langsung ke curugnya. Berfoto sejenak lalu kami segera merendamkan badan melepas penat yang terpendam didalam raga ini. Airnya dingin namun masih bisa dinikmati, debit air menurut saya normal dan kedalamannya pun cenderung dangkal. Teman saya mencoba merasakan pijatan dari curugnya di bagian pinggir, sekilas ia tamoak menikmatinya namun tidak lama.
bagian-bawah-curug-ciherang
Puas berendam disini kami naik keatas dan menyusuri aliran dari curug ciherang ini. Saya tidak menduga bahwa ternyata aliran dari curug ini memanjang dan bisa direndami bahkan justru banyak orang yang berenang-renang dibelakang. Jalur berbeda yang kami lalui membuat semua ketidaktahuan ini. Sampai ke daerah parkiran, benar saja bahwa parkirannya berbeda sehingga kami harus berjalan memutar untuk menuju parkiran kami tadi. Sembari jalan kita bercerita dan teman saya mempunyai keinginan untuk mengunjungi Gunung Batu yang terletak tidak jauh dari curug ciherang ini. Dia gugling untuk mendapatkan informasi tentang biaya masuk ke gunung batu, maklum saja kami hanya membawa uang pas-pasan. Sedikit berdiskusi tentang keuangan kemudian kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Gunung Batu karena setelah dihitung uangnya masih mencukupi.

Memutar melewati jalan yang sebelumnya pernah kami lewati tadi hingga terdapat persimpangan ke arah gunung batu. Tidak terlalu lama kami berkendara hingga sampai ke parkiran gunung batu. Sebelum masuk, untuk memastikan sekali lagi mengenai biaya, teman saya turun dan menananyakannya kemudian memanggil kami yang menandakan bahwa biayanya masih mencukupi. Biaya parkir disini dikenakan 15000 rupiah untuk motor dan di pos masuk nanti dikenakan biaya 5000 rupiah per orang. Berjalan menuju jalur awal terlihat gunung batu yang kecil namun tampak curam. Di jalan juga kami menemukan batu besar yang akhirnya kami naiki hanya untuk melihat seperti apa diatasnya. Kemudian kami kembali melanjutkan perjalanan medan yang kami lalui tanah berbatu yang di sebagian tempat terdapat lumpur serta kubangan bekas roda mobil, hingga tiba di pos 1, disini terdapat warung kelontongan, parkiran, musola dan toilet umum.

Tanjakan Kebo adalah tulisan yang terdapat di papan yang tertera dipohon saat kami mulai masuk ke jalur pendakian. tidak lama jalanan landai yang kami lalui hingga seterusnya jalanan yang kami lewati adalah jalanan tanah yang curam, beberapa dari kami cukup kelelahan menghadapinya sehingga harus berdiam diri sebentar. Lebih naik keatas lagi jalanan sudah berubah menjadi batu-batu besar bertanah, kami bahkan harus berpegangan dengan tali untuk naik karena sangat curam. Mendekati puncak jalanan yang dilalui menyempit dan ada jalanan yang harus membuat kami sedikit memanjat. Sampai di puncak sudah ada beberapa orang bersenda gurau disini. Di puncak batu terdapat 1 bendera indonesia yang berkibar setengah tiang, 1 plang yang bertuliskan puncak batu, 1 plakat kenangan seseorang yang meninggal karena kecelakaan saat mendaki gunung batu, dan agak menjauh terdapat 1 bendera indonesia lainnya yang berkibar penuh tertiup angin. Tidak lupa berfoto disini kemudian bersantai hingga sekitar jam 2 kami memutuskan untuk turun dan kembali ke kota depok tercinta.
pemandangan-dari-puncak-batu
view-bendera-di-puncak-gunung-batu-jonggol

Ringkasan Sejarah Kerajaan Kutai dari Buku Sejarah Nasional Indonesia Jilid 2

Bukti-bukti tertuaa akan adanya suatu kehidupan masyarakat yang bercorak keindiaan yaitu terdapat di Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur. Dengan ditemukannya arca bercorak buddha dari perunggu di Sempaga, Sulawesi Selatan. Di kota bangun kalimantan timur ditemukan arca buddha yang memperlihatkan langgam seni arca Gandhara. Menurut Foucher dan Bosch, ciri seni Gandhara tampak pada sikap tangan dan hiasan jala pada telapak tangan arca Buddha Kota Bangun. Selain arca Buddha ditemukan juga arca hindu diantaranya mukhalingga dan ganesa.

Pada tahun 1879 di daerah kalimantan timur tepatnya di bukit berubus, muara kaman ditemukan beberapa buah prasasti yang dipahatkan pada tiang batu. Tiang batu itu disebut yupa, nama tersebut diambil dari prasasti itu sendiri. Hingga saat ini sudah 7 yupa yang ditemukan. Semuanya dikeluarkan atas titah seorang penguasa yang bernama mulawarman.

Salah satu isi dari yupa adalah mengenai silsilah mulawarman. Disebutkan bahwa pendiri keluarga kerajaan (wangsakarta) adalah Aswawarman bukan Kudungga. Prasasti lain berisi tentang perkara yang telah disedekahkan oleh sang raja mulawarman sebagai pengingat kebaikan budi sang raja.

Selain archa Buddha dan Yupa, ditemukan pula peninggalan yang menunjang bukti keberadaan kerajaan Mulawarman dan bahkan masa sebelumnya. Peninggalan tersebut terdapat di gua sepanjang Sungai Jelai, Tepian Langsat, Kabupaten Kutai Timur yang berupa lukisan cap tangan pada dinding gua. Di bukit berubus selain ditemukan yupa banyak arca-arca perunggu oleh para penggali liar pada tahun 1990an. Ekskavasi yang diadakan di situs tersebut menemukan sisa bangunan dari batu kapur (mungkin candi), tetapi tinggal pondasi bangunan saja. Dan beberapa fragmen berpelipit yang jelas merupakan komponen bangunan, diperkirakan tempat tersebut menjadi tempat kegiatan keagamaan yang mungin sezaman dengan Mulawarman.

Wilayah lain yang memiliki peninggalan yaitu Desa Long Bangun, terdapa sebuah nandi dalam keadaan utuh. Kabupaten Kutai Timur yang ditemukan sejumlah arca yang mungkin lebih muda dari zaman Mulawarman, namun belum diketahui dengan jelas apakah memiliki hubungan dengan kerajaan mulawarman.

Keluarga raja pada waktu itu terbatas pada keluarga kerajaan yang telah menyerap budaya india. Menurut prasasti penyerapan budaya terlihat pada waktu Aswawarman, anak Kudungga, menjadi raja, yaitu dipergunakannya nama yang berbau india sebagai nama pengenal. Oleh karena itu yang dianggap sebagai pendiri keluarga raja adalah Aswawarman dan bukan Kudungga.

Di dalam agama Hindu seseorang dapat diterima kembali kastanya melalui upacara penyucian diri yang disebut vratyastoma. Upacara vratyastoma dijadikan masyarakat indonesia untuk meresmikan sebagai anggota masyarakat dalam suatu kasta di agama Hindu.

Prasasti yang ditemukan tidak sedikitpun berbicara tentang masyarakatnya. Ditulisnya prasasti-prasasti mulawarman dengan mepergunakan bahasa Sanskerta dan Pallawa, merupakan petunjuk bagi kita untuk menduga keadaan masyarakatnya. Beberapa istilah dalam prasasti belum dapat dimengerti dengan jelas, misalnya jivadana.

Kita lebih banyak tahu kehidupan keagamaan pada zaman Mulawarman. Semua prasasti yang ditemukan membicarakan tentang upacara selamatan di dalam memperingati salah satu kebaikan atau pekerjaan yang dilakukan oleh Mulawarman. Mulawarman adalah penganut agama hindu, dapat dilihat dari penyebutan nama Angsuman dan upacara sedekah yang bertempat di Waprakeswara.

Dari keterangan tersebut dapat dipastikan bahwa agama yang dipeluk sang raja Mulawarman ialah agama siwa. Dari bunyi semua prasastinya dapat diduga Mulawarman adalah seorang raja yang sangat baik hubungannya dengan kaum Brahmana.

Melihat Makna Simbolisme pada Candi Sukuh Yang Populer Dengan Unsur Seksualnya

Candi Sukuh merupakan peninggalan dengan ciri khas agama hindu dari abad ke 15 yang terletak di lereng Gunung Lawu, Dusun Berjo, Desa Sukuh, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten  Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Pada situs ini banyak terdapaat benda arkeologi yang merupakan simbolisme dari agama hindu. Dalam agama, simbol dipandang sebagai ungkapan indrawi atas realitas yang transenden, sementara dalam sistem logika atau ilmu pengetahuan, simbol atau lambang memiliki arti sebagai tanda yang abstrak (O’Collins dan Farrugia:1996). Simbol biasanya digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang berisi pesan-pesan tertentu yang sangat luas dan dapat dimaknai sesuai kepercayaan masing-masing.

Benda arkeologi yang terdapat di situs Candi Sukuh antara lain adalah bangunan candi, relief, arca dan prasasti. Bangunan Candi Sukuh memiliki bentuk yang berbeda dari bentuk-bentuk candi agama hindu pada umumnya. Susunan bangunan Candi Sukuh merupakan punden berundak-undak berbentuk bujur sangkar yang menghadap ke barat dan makin meninggi ke arah timur. Bentuk tersebut sedikit mirip dengan peninggalan suku Maya yang terdapat di Meksiko. Unsur seksualitas cukup dominan pada benda-benda arkeologi yang terdapat pada situs ini. Namun unsur-unsur seksualitas yang terdapat pada situs ini erat kaitannya dengan pendidikan, perlambangan dewa dan kepercayaan dalam agama hindu.

Melihat berbagai fenomena dan keunikan yang terdapat pada Candi Sukuh membuat saya tertarik untuk membahas simbolisme pada benda-benda arkeologi di situs Candi Sukuh. Untuk mengetahui deskripsi yang cukup lengkap dari Candi Sukuh, kamu bisa mengunjungi website perpusnas

Candi Sukuh banyak menarik minat masyarakat awam untuk dijadikan sebagai tempat pariwisata, karena terletak di tempat yang sejuk dan memiliki bentuk candi yang berbeda dari bentuk-bentuk candi pada umumnya, selain itu juga terdapat beberapa benda arkeologi yang mengandung unsur seksualitas. Hal tersebut kemudian membuat masyarakat awam beranggapan bahwa candi sukuh merupakan candi cabul, karena berbeda dengan candi lainnya, terdapat arca-arca yang menggambarkan lingga dengan bentuk yang vulgar bahkan dikutip dari blog lisa gopar, terdapat ritual untuk mengetahui keperawanan untuk para pengunjung, yaitu dengan cara melewati celah yang terdapat pada sebuah arca. Selain itu bentuk bangunan candi sukuh yang menyerupai kuil bangsa maya di meksiko membuat ciri khas tersendiri, berbeda dengan candi hindu lainnya yang ada di pulau jawa.

Benda-benda arkeologi di Candi Sukuh mengandung simbol-simbol dari agama hindu yang sampai saat ini masih digunakan untuk melakukan ritual keagamaan oleh masyarakat hindu yang tinggal di sekitar candi tersebut. Simbol-simbol tersebut banyak yang merupakan unsur-unsur seksualitas seperti phallus dan vagina yang terdapat di lantai gapura masuk situs ini. Menurut anggapan yang terdapat dalam kitab Kawi, bagian badan yang vital, seperti kepala dan alat kelamin dianggap memiliki kekuatan ghaib untuk mengusir roh jahat  yang biasa dengan istilah suwuk. Sehingga anggapan masyarakat bahwa candi sukuh adalah candi cabul sepenuhnya salah. Karena sebenarnya unsur seksualitas yang terkesan vulgar tersebut adalah simbolisme dari kesucian dan dianggap sebagai sesuatu yang dapat mengusir roh jahat.

Menurut Joko Adi pada tulisannya, relief kelamin pada lantai pintu gerbang utama dan bentuk candi Sukuh itu justru mengandung pesan nilai moral dan etika serta etiket yang harus dipahami oleh seluruh masyarakat yang memahaminya terkait dengan hubungan suami isteri. Perlu diingat, berdasar angka tahun 1437 M itu tidak semua orang bisa membaca dan menulis, oleh karena itu pujangga, undagi pada masanya begitu panjang dan jauh daya prediksinya untuk dapat menuangkan suatu tatanan yang bisa dimaknakan oleh masyarakat terkait dengan etika hubungan suami isteri secara fisik berupa simbol.

Adapun bentuk bangunan candi tidak ada keterkaitannya dengan bangsa maya. Dikutip dari situs daring national geographic, arsitektur candi terpengaruh oleh kebudayaan megalitik, pada masa sebelum Hindu-Buddha. Karena pada saat itu terdapat anggapan bahwa pengaruh hindu sudah semakin rendah karena masuknya islam. Namun menurut Joko Adi, Candi Sukuh dibangun dari tradisi masyarakat yang agamis. Selain itu menurut Joko Adi, Bentuk bangunan candi Sukuh bila diperhatikan dari jauh sudah merupakan bentuk reproduksi luar wanita (bisa diperhatikan dalam gambar). Itu artinya menunjukkan begitu luhur seorang wanita, oleh karena itu bagaimanapun juga wanita harus dijunjung tinggi kedudukannya. Sebagai kaum yang dianggap lemah harus diayomi, tidak disia -siakan karena juga ikut melestarikan keseimbangan generatif yang dalam hal ini disebut dengan budaya falistik.

Selain hal yang berkaitan dengan agama, candi sukuh juga memberikan gambaran teknologi dan nilai-nilai yang terdapat pada kebudyaan di zaman tersebut. Gambaran teknologi terlihat pada salah satu relief yang menggambarkan proses kegiatan di tempat pandai besi. Sedangkan nilai-nilai kebudayaan terdapat pada relief sudamala dan garudeya yang menggambarkan nilai karakter yang terdiri dari religius, jujur, kerja keras, toleransi, tanggung jawab, bersahabat/komunikatif, demokratis, peduli sosial, kreatif, disiplin, dan mandiri.

Simbolisme pada situs Candi Sukuh dapat dimaknai dari berbagai sudut pandang, baik dari tinjauan agama, teknologi maupun kebudayaan. Makna yang terkandung pada situs Candi Sukuh dapat dipahami dengan arti yang berbeda, misalnya seperti anggapan bahwa bangunan dibuat saat melemahnya pengaruh hindu sedangkan banyak simbol-simbol yang melambangkan kesucian dari agama hindu.

 

DISCLAIMER

Tulisan ini dipengaruhi dan bahkan sebagian merupakan kutipan dari artikel yang berjudul, CERMINAN ETIKA DALAM HUBUNGAN ANTAR-MANUSIA; Analisis pada Beberapa Ornamen Candi Sukuh yang ditulis oleh Djoko Adi Prasetyo, Dosen Jurusan Antropologi FISIP Unair, Surabaya dan referensi tambahan dari berbagai sumber lainnya.

Semua foto adalah milik Paul Riley diambil dari http://www.pbase.com/rileyuni/sukuh

Referensi:

Prassetyo, Joko Adi.”Cerminan Etika dalam Hubungan Antar-Manusia Analisis pada beberapa Ornamen Candi Sukuh”. Surabaya: Universitas Airlangga.

O’Connor, Stanley J. “Metallurgy and Immortality at Candi Sukuh Central Java”.

Hastutiningsih, Tri. 2008. “SIMBOL-SIMBOL AGAMA HINDU DI CANDI SUKUH (Studi Simbol Agama Hindu di Dusun Sukh, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah)”. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.

Hartini., Mufida, Rina Rahma. “CERITA-CERITA DI BALIK CANDI SUKUH SEBAGAI PEMERKAYA CERITA DRAMA TRADISIONAL”. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Wardani, Yuliana Kuncoro., Sariyatun., Pelu, Musa., “MAKNA SIMBOLIK RELIEF SUDAMALA DAN GARUDEYA DI CANDI SUKUH RELEVANSINYA DENGAN PENGEMBANGAN NILAI-NILAI KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN IPS SEJARAH”. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

http://candi.perpusnas.go.id/temples/deskripsi-jawa_tengah-candi_sukuh

http://lisagopar.com/candi-sukuh-yang-kontroversial

http://ancientexplorers.com/blog/mayan-temple-in-java/

http://nationalgeographic.co.id/berita/2015/01/rekam-jejak-siklus-manusia-di-candi-sukuh

Perkembangan Peradaban Islam pada Masa Pemerintahan Khalifah Usman bin Affan

Usman lahir pada tahun keenam tahun gajah, ia memiliki nama lengkap Usman bin Affan bin Abi al-‘Ash bin Umayyah bin Abdus Syams bin Abd Manaf bin Qushayyi bin Kilab. Seperti orang-orang Qurais pada umumnya, Usman termasuk orang yang boros pada masa remajanya, namun selain itu ia memiliki sifat yang sangat baik, rendah hati, jujur dan pemalu. Usman masuk ke dalam islam pada usia 34 tahun. Kemudian Usman menikahi Ruqayyah. Setelah Ruqayyah wafat, Usman menikah dengan Umi Kalsum, adik Ruqayyah. Tetapi Umi Kalsum juga meninggal menyebabkan kesedihan bagi Usman.

Pada awal Muharram 24 H, Usman diangkat menjadi khalifah setelah Umar wafat melalui pendekatan panjang oleh majelis syura yang telah dibentuk oleh Umar, khalifah sebelum usman. Ketika itu usianya hampir mencapai 70 tahun.

Terdapat beberapa peristiwa penting yang tercatat dalam sejarah yang terjadi pada masa pemerintahan Khalifah Usman bin Affan, yaitu:

  1. Pengusiran Pasukan Romawi dari Mesir

Pasukan Romawi mendarat di Iskandariah pada bulan-bulan pertama tahun 25 H (664 M). Pihak Arab kebingungan menghadapi situasi ini. Setelah meminta pendapat dari madinah, mereka mengutus Amr bin Ash untuk menghadapi situasi tersebut. Pasukan Romawi menjelajah Mesir Hilir tanpa menemui perlawanan. Namun Amr bin Ash sedang mempersiapkan pasukannya di Babilon yang berjumlah 15.000 orang dengan keyakinan bahwa jika mereka tidak mampu mengalahkan pasukan Romawi, setidaknya mereka akan terpukul mundur kembali ke Semenanjung Arab. Dalam waktu singkat Amr bin Ash mampu mencapai tujuannya. Kemenangan diraih Amr bin Ash dan Mesir akhirnya mampu dibebaskan dari Pasukan Romawi.

 

  1. Pemecatan Amr bin Ash Sebagai Gubernur Mesir

Tidak ada informasi yang jelas mengenai pemecatan Amr bin Ash. Usman menunjuk Abdullah bin Abi as-Sarh sebagai gubernur Mesir. Ketika Abdullah memimpin pemerintahan Mesir, pendapatan pajak mengalami peningkatan. Usma mencela Amr atas hal itu, namun Amr menjawab bahwa Abdullah menaikkan pajak bagi orang mesir sampai 50% yang merupakan kerugian bagi rakyat Mesir. Abdullah menjabat sebagai gubernur Mesir hingga wafat pada tahun 36 H.

 

  1. Penyalinan Al-Qur’an

Khalifah Usman meminta mushaf yang telah dikompilasi pada zaman Abu Bakar hingga sekarang di tangan Hafshah yang merupakan putri Umar untuk dilakukan penyalinan. Usman menugaskan empat orang sahabat besar untuk mengedit teksnya dengan dialek Qurais. Mereka adalah Zaid bin Tsabit, Sabit bin al-Ash, Abdullah bin as-Zubair, dan Abdullah bin al-Harits bin Hisyam. Salinan itu dikirim ke beberapa wilayah yang telah dikuasai Islam. Selanjutnya penyalinan dan pendistribusian dilakukan oleh para ulama. Mushaf yang telah disalin itu dinamakan Mushaf Usmani. Naskah yang ada sebelumnya dan mempunyai perbedaan diperintahkan untuk dibakar oleh Usman.

 

Usman memberikan wewenang kepada orang dekatnya dari Bani Umayyah untuk mengelola kawasan tertentu, hal yang tidak diperkirakan oleh para sahabat. Usman juga membebaskan para sahabat ke manapun. Para sahabat yang saleh menyampaikan protes dengan berbagai cara. Sahabat Rasulullah, Abu Dzar al Ghifari memberikan peringatan atas kelalaian khalifah Usman. Abu Dzar pergi ke Syam ketika mendengar kemewahan yang dinikmati para amir di bawah pimpinan Mu’awiyah dan beberapa sahabat yang lain. Muawiyah mengadukan Abu Dzar ke khalifah Usman, sehingga Abu Dzar kembali ke Madinah. Sahabat lain yang melakukan kritik terhadap kebijakan Usman adalah Ammar bin Yasir dan Abdullah bin Mas’ud.

Perbuatan keluarga Usman yang memegang jabatan penting dan bertindak sewenang-wenang menyebabkan ketidakpuasan dan berahir menjadi suatu pemberontakan di berbagai daerah seperti Kufah, Basyrah hingga ke Mesir. Dengan propaganda yang dilakukan Abdullah bin Saba’, seorang Yahudi asal Yaman yang pura-pura masuk Islam, akhirnya para pemberontak menyerbu Madinah yang mengakibatkan terbunuhnya Khalifah Usman bin Affan.

 

Diringkas dari:

KHALIFAH USMAN BIN AFFAN, Muchlis Sulemang, UIN Alauddin Makassar, 2014

Lagi cari bocoran soal sbmptn 2016 ?

Kira-kira kurang lebih setaun yang lalu saya mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian SBMPTN, yup saya sadar bukan orang yang memiliki nilai rapor yang bagus untuk masuk PTN melalui jalur SNMPTN Undangan, makanya saya sangat berharap masuk PTN lewat jalur SBMPTN. Januari tahun lalu saya mulai mempersiapkan diri saya untuk menghadapi SBMPTN, mempersiapkan dalam hal pelajaran dan juga pilihan yang harus saya ambil untuk melanjutkan pendidikan. Dalam hal pelajaran saya tidak mengikuti bimbingan belajar dari lembaga manapun, saya hanya browsing di internet, bagaimana sih contoh soal SBMPTN tahun sebelumnya, tahun 2014, 2013 dan sebelumnya lagi, saya juga mencari banyak informasi terkait SBMPTN, buku apa yang kira-kira relevan untuk saya pelajari dalam upaya mempersiapkan SBMPTN 2015 dan bagaimana pengalaman mereka yang sudah mengikuti SBMPTN di tahun sebelumnya. Beberapa hal yang saya lakukan akan saya jelaskan pada artikel kali ini, sekiranya bermanfaat bagi teman-teman yang akan menghadapi ujian SBMPTN 2016 tahun ini, jadi gak perlu cari atau bahkan beli bocoran soal SBMPTN 2016 hehe :p maaf sekali jika anda mencari hal tersebut, saya hanya menggunakan judul bocoran untuk menarik minat baca anda pada artikel ini 😀

Dimulai dari kebingungan saya dengan momok tentang SBMPTN, yang katanya begitu susah dan sangat beruntung jika lolos uiiannya. Jika kamu berpikir seperti saya dulu, buang jauh-jauh pikiran tersebut, kamu enggak perlu punya rasa takut yang berlebihan terhadap SBMPTN. Banyak orang yang menganggap ujian SBMPTN begitu berat, sehingga belajar mati-matian bahkan sampai diluar batas kemampuan mereka. Percayalah, hal tersebut hanya akan membuat beban kamu tambah berat, apalagi kamu yang mungkin sedang memikirkan hal selain pendidikan, belajar mati-matian tidak sama dengan belajar dengan kesungguhan, jika kamu hanya belajar terus menerus demi menghapal jenis-jenis soal, maka sebenarnya usaha yang kamu lakukan kurang bermanfaat untuk dirimu sendiri. Pahamilah dulu konsep SBMPTN, seperti bagaimana hasil SBMPTN dinilai, berapa skor yang harus dicapai untuk berhasil masuk PTN yang kamu inginkan, setelahnya baru kamu dapat memetakan pelajaran apa yang kamu perlu tekankan untuk dipelajari agar dapat meraih skor tertentu yang sesuai dengan PTN yang kamu inginkan.

Berikut ini merupakan hal-hal yang dapat kamu lakukan untuk mempersiapkan diri kamu

1. Ikut Bimbingan belajar / pendalaman Materi

Walaupun saya tidak mengikuti bimbel, namun sebenarnya bimbel itu sangat bermanfaat bagi kamu yang serius ingin mempersiapkan diri untuk SBMPTN, saya tidak mengikuti bimbel karena kurang efektif untuk orang seperti saya yang mempunyai jam belajar sendiri, bagi kamu yan tidak bisa mengatur waktu dengan baik, saya sarankan ikuti bimbel berdasarkan kemauan kamu sendiri, mulai dari tempatnya dan jadwal yang kamu inginkan. Karena dengan begitu kamu akan lebih rajin lagi dan sering mengerjakan soal-soal yang relevan dengan soal SBMPTN.

2. Menentukan pilihan program studi

Kenali dirimu sendiri, ketahui apa yang kamu inginkan, apa yang ingin kamu capai di masa depan? Inilah saatnya kamu mulai serius terhadap hidup yang kamu jalani, tentukan pilihan program studi kamu sendiri, karena nantinya kamu sendirilah yang akan menjalankannya, namun jangan juga menolak mentah-mentah saran dari orang lain, terutama orang tua. Pertimbangkanlah semuanya dengan bijaksana. Lakukan riset tentang program studi mana yang sekiranya akan kamu pilih, selanjutnya, silahkan ditentukan sendiri 🙂

Mungkin banyak yang bilang kalau kamu harus mengikuti passion kamu dalam memilih program studi, namun sadari juga kemampuan kamu, apakah kamu sanggup mengikuti program studi yang sejalan dengan passion kamu?

3. Menentukan PTN

Bukannya saya meremehkan PTS, tapi karena saya sedang membahas SBM PTN pada artikel kali ini, makanya langkah selanjutnya yang saya anjurkan adalah menentukan PTN. Tidak ada yang salah dengan PTS, jauhi pikiran bahwa PTN lebih bagus dari PTS, pemikiran seperti itu sudah kurang relevan pada zaman sekarang.

Dalam menentukan PTN, kamu perlu mempertimbangkan banyak faktor, seperti:

  • Dimana letak PTN yang kamu inginkan? jika di luar daerah tempat tinggal kamu, sanggupkah kamu menetap disana semasa kuliah?
  • Reputasi PTN yang kamu inginkan sebagai penunjang cita-citamu. Misalnya, jika kamu ingin menjadi engineer nomor satu di negeri ini, tentunya kamu harus pilih PTN nomor satu di bidang Engineering (saya anggap kamu sudah menyadari kemampuan kamu)
  • Seberapa banyak peminat PTN tersebut pada program studi yang kamu inginkan? sanggupkah kamu bersaing dengan mereka pada SBMPTN?

Dengan mempertimbangkan 3 hal diatas dapat membantu kamu dalam menentukan PTN.

4. Mencari info SBMPTN di internet

Seperti yang kamu lakukan ini (atau kamu yang nyasr ke artikel ini karena mencari bocoran soal :p). Ketahuilah berbagai informasi tentang SBMPTN dari internet, kamu bisa mencari pengalaman orang lain yang sudah pernah menghadapinya lebih dulu.

5. Mencari soal dan buku pembantu belajar SBMPTN

Setidaknya jika kamu tidak mengikuti bimbel, carilah soal dan buku sebagai pembantu belajar dalam mennghadapi SBMPTN. Kamu bisa membeli ataupun meminjamnya.

6. Belajar dan Berdoa

Yup, ini adalah hal yang paling penting, yaitu belajar. Belajar merupakan salah satu bentuk ikhtiar dalam mempersiapkan ujian SBMPTN. Dalam belajar kamu juga harus mengetahui ‘porsinya’. Seberapa giat kamu harus belajar untuk SBMPTN, saya harap kamu bisa mengatur diri sendiri. Ingat belajar terlalu keras juga tidak selalu memaksimalkan pengetahuan kamu, sadari kemampuanmu, tekan batasan-batasan yang ada, namun jangan terlalu berlebihan ya! Jangan lupa juga untuk berdoa agar kamu sukses menghadapi SBMPTN, karena sesungguhnya hasil yang kamu dapatkan merupakan ketentuanNya.

Hal-hal yang sudah saya jelaskan diatas dapat kamu lakukan untuk membuat dirimu lebih siap lagi dalam menghadapi SBMPTN, biasanya juga dikelas 12 semester 2 ini, konseling rajin mengunjjungi kelas kamu, ya kan? jangan ragu untuk bertanya informasi terkait SBMPTN, kamu juga bisa berkonsultasi dengan mereka tentang program studi dan PTN yang kamu pilih. Di sekolah saya sih dulu ada acara seperti campus fair, jika ada di sekolah kamu, gunakan kesempatan tersebut untuk bertanya tentang program studi kepada mereka yang mengenyam pendidikan di PTN yang kamu inginkan, sehingga kamu memiliki gambara, dan bisa mempertimbangkan kembali pilihan program studi saat SBMPTN nanti. Kalau ada kesempatan ikuti acara yang diselenggarakan di PTN yang kamu inginkan, dengan begitu kamu akan mengetahui lebih banyak dan mengenal suasana “calon” kampus kamu 😀

Oh, iya artikel ini saya buat berdasarkan opini saya, jadi mohon jangan dijadikan patokan satu-satunya, jangan batasi pikiran kamu pada artikel ini, cari referensi lain juga untuk mengetahui macam-macam hal lainnya yang bisa kamu lakukan dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi SBMPTN 2016. Selamat Berjuang!

Ini dia cara mahasiswa memperoleh uang tambahan melalui internet

Mahasiswa pada umumnya memiliki keinginan untuk dapat mencari uang sendiri. Berbagai pengeluaran untuk banyak keperluan seperti print tugas kuliah, membeli buku, membeli pakaian atau sekedar untuk memenuhi kebutuhan hidup yang sering melebihi anggaran bulanan yang telah diberikan oleh orang tua, membuat mahasiswa terdorong untuk mendapatkan penghasilan sendiri.  Terlebih jika kamu seorang mahasiswa rantau yang hanya mengandalkan kiriman orang tua, seringkali uang tersebut sudah habis sebelum waktunya, biasanya kamu akan menyiasati hal ini dengan makan seadanya dan berhutang kepada teman. Kebiasaan tersebut sangatlah tidak sehat, jika kamu mengalami hal tersebut, berarti sudah waktunya bagi kamu untuk mencari penghasilan tambahan untuk mencukupi kebutuhan finansial.

Ada berbagai macam cara yang dapat dilakukan oleh mahasiswa untuk memperoleh uang tambahan diantaranya seperti melakukan kerja part-time, menjadi guru les, berdagang makanan, ataupun menjadi gojek. Cara yang telah saya sampaikan tersebut merupakan cara konvensional yang pada umumnya dilakukan oleh mahasiswa. Pada Artikel kali ini saya akan menulis beberapa cara untuk mendapatkan uang melalui internet yang dapat dilakukan mahasiswa sesuai dengan kemampuan mereka.

Bekerja freelance di situs Crowd Sourcing

Jika kamu memiliki skill di bidang desain grafis, video editing, programming, atau hanya sekedar data entry, kamu dapat mencoba untuk menjadi freelancer. Jika belum memiliki kemampuan tersebut, segeralah belajar untuk memiliki salah satunya. Menjadi freelancer merupakan salah satu pekerjaan yang paling nyaman bagi mahasiswa, karena pekerjaan freelance umumnya dapat dikerjakan dengan waktu yang fleksibel namun tetap memiliki deadline, dengan demikian mahasiswa dapat bekerja di kala memiliki waktu senggang.

ilustrasi apa itu crowdsourcing

Ilustrasi crowdsourcing

Pekerjaan freelance bisa didapatkan melalui situs Crowd Sourcing. Crowd Sourcing menurut wikipedia adalah proses untuk memperoleh layanan, ide, maupun konten tertentu dengan cara meminta bantuan dari orang lain secara massal, secara khusus melalui komunitas. Dapat disimpulkan bahwa didalam situs Crowd Sourcing terdapat pemberian pekerjaan dari satu perusahaan / perorangan kepada banyak orang / pekerja dan pada akhirnya hanya satu orang yang dipilih sebagai pekerja karna memenuhi kriteria. Hal tersebut juga berlaku sebaliknya, bagi pekerja yang menawarkan jasa ke orang / perusahaan lain secara massal. Contoh situs Crowd Sourcing dalam negeri yaitu Projects.co.id dan Sribulancer.com, pada situs tersebut banyak terdapat lowongan pekerjaan yang dilelang dan bersifat freelance / remote. Pekerjaan meliputi berbagai bidang seperti desain grafis, programming, seo, content writing, financial, data entry dan banyak jenis pekerjaan lainnya. Ada juga situs lokal crowd sourcing yang hanya berfokus pada bidang desain grafis yaitu sribu.com, sistem pada website ini yaitu seperti kontes, pekerja membuat desain lalu kemudian akan dipilih yang terbaik dan mendapatkan bayaran, diluar negeri juga ada situs semacam ini yaitu 99designs.com. Situs Crowdsourcing di luar negeri yang lain contohnya yaitu freelancer.com dan upwork.com.

Menjual Jasa

google cover

Brand yang menjual jasa yang saya kelola

Buatlah dirimu menjadi orang yang memiliki keahlian di bidang tertentu seperti desain, fotografi, programming, public speaking dan segala macam keahlian lainnya. Jika kamu ingin memiliki salah satu keahlian tersebut, pahamilah dan coba untuk pelajari lebih dalam, saat kamu merasa telah memiliki keahlian tersebut, coba tawarkan keahlian kamu tersebut ke orang-orang terdekat yang kamu kenal yang sekiranya membutuhkan jasa kamu, seperti keluarga, teman ataupun tetangga, jika telah memilki pekerjaan / portfolio yang cukup cobalah untuk mempromosikan layanan jasa yang kamu berikan dengan media umum seperti website, koran lokal, dan social media.

Menjual Barang digital

cloud-filesBarang digital yang dimaksud disini yaitu adalah suatu file yang memiliki nilai untuk dijual, misalnya kamu memiliki keahlian menulis, kami bisa membuaat suatu karya tulis dan menjualnya di platform publishng online seperti scribd.com. Ataupun untuk kamu yang memiliki keahlian coding kamu bisa membuat code snippet sampai suatu aplikasi kemudian menjualnya ke marketplace yang menjual script seperti codecanyon.net. Contoh lainnya seperti menjual vector, logo template, audio template, video template, foto, dan sebagainya tinggal dicocokkan saja dengan keahlian yang kamu miliki karena semuanya memiliki platform marketplace tersendiri.

Berjualan barang digital ini dapat menjadi suatu passive income yang menjajikan jika barang / produk yang kamu ciptakan memiliki manfaat yang tinggi. Caranya pun cukup sederhana karena hanya sekali membuat dan memposting di marketplace maka produk kamu sudah bisa dibeli oleh umum di seluruh dunia, passive income pun akan kamu dapatkan, terkecuali produk / barang yang kamu buat berupa code, karena biasanya harus melakukan update maupun bug-fixing seiring perkembangan teknologi.

Internet Marketing

Dunia Internet Marketing ini mempunyai cakupan yang cukup luas. Jika kamu adalah pemula mungkin akan bingung bagaimana caranya sebuah blog dapat menghasilkan uang? Oke kamu tahu mungkin mereka membuat layanan pasang iklan sebagai sumber penghasilan mereka, tapi darimana mereka mendapatkan sang pemasang iklan?

internetmarketing

Nah untuk kalian yang suka menulis di internet atau istilah lainnya yaitu blogging dapat memanfaatkan platform Ads Network untuk mendapatkan penghasilan, ada berbagai macam Ads Network di internet, namun yang paling terkenal yaitu Google Adsense. Untuk dapat menampilkan iklan dari google adsense, blog / website kamu harus memiliki kualitas yang bagus, karena untuk menjadi “publisher iklan” (istilah yang dipakai untuk orang yang menampilkan iklan) website / blog kamu akan diseleksi oleh staff dari google adsense. Namun jika sudah diterima kamu bisa menampilkan iklan mereka ditempat tertentu pada website / blog kamu dan setiap klik pada iklan itu akan memberikan penghasilan buat kamu. Tapi jangan coba-coba curang dengan mengklik iklan sendiri, karena mereka memiliki sistem yang dapat mendeteksi kecurangan tersebut, jika kamu diketahui melakukan kecurangan maka wesbite / blog kamu akan dibanned (hapus) dari sistem mereka. Ads network selain AdSense yang juga terkenal yaitu seperti infolinks, adcash popads dsb

Selain bermain di Ads Network, ada banyak cara lainnya untuk menghasilkan uang dengan internet marketing. Affiliate marketing adalah salah satu cara lain yang juga banyak diminati oleh para penggiat bisnis online (internet marketing). Affiliate Marketing adalah pemasaran yang kamu lakukan dengan mempromosikan produk orang lain, jika terjadi penjualan maka kamu akan mendapatkan sejumlah komisi sesuai ketentuan yang berlaku. Program Affiliate Marketing banyak disediakan oleh E-Commerce dari luar negeri, seperti Amazon dan Clickbank. Produk dari 2 website tersebut umumnya yang dipakai oleh para marketer dalam dunia Affiliate Marketing.

Jualan Online

Kamu yang mempunyai modal, bisa mencari barang murah di pusat grosir ataupun mengimpornya langsung dari cina melalui alibaba / aliexpress, kemudian menjual kembali secara online. Namun perlu dipelajari lebih dahulu sebelum kamu membeli suatu produk untuk dijual kembali, karena jika barang yang kamu akan jual ternyata tidak memiliki nilai unik dan telah ada yang menjual dengan harga murah maka kemungkinan produk kamu tidak akan mendapatkan penjualan yang baik. Ada banyak cara untuk mempromosikan produk kamu diantaranya dengan posting di marketplace ternama seperti kaskus, bukalapak, ataupun tokopedia. Posting di social media juga merupakan salah satu cara yang harus kamu coba dalam menjual produk.

skiniklan copy

Contoh banner jualan online yang saya buat 2 tahun lalu

Jangan khawatir bagi kamu yang tidak memiliki modal, jualan online bisa dilakukan dengan nol rupiah, karena kini banyak produk yang menerima sistem dropship. Apa itu dropship? saya jelaskan secara singkat saja dropship ini hampir sama dengan affiliate, bedanya di dalam dropship, kamu bisa menjual barang dengan nama pengirim brand yang kamu miliki. Tersedia juga platform yang memang diperuntukkan bagi para Dropshipper (Orang yang menjual dengan Dropship) seperti supplier.id dan cakning.com, di website tersebut terdapat berbagai macam produk yang dapat kamu jual kembali dengan sistem dropshipping. Untuk kamu yang berjiwa kreatif juga bisa memadukan produk digital yang kamu buat menjadi produk fisik, misalnya dengan mendesign gambar kemudian dicetak ke dalam kaos dengan layanan yang disediakan oleh tees.co.id

 

Semua cara diatas telah saya coba lakukan dan website ini juga merupakan upaya saya sebagai mahasiswa untuk mencari uang tambahan melalui internet. , Walaupun bid yang saya ajukan belum pernah diterima di situs crowdsourcing manapun, menurut saya bekerja freelance melalui situs platform crowdsourcing merupakan cara yang paling nyaman untuk menambahkan penghasilan dibandingkan harus bekerja part-time di suatu perusahaan. Namun menyelami dunia Internet Marketing adalah pilihan yang tepat bagi kamu yang menginginkan passive income. Jadi bagi kamu yang masih menggunakan internet untuk sekedar main social media saja ataupun mencari informasi untuk memenuhi tugas kuliah, sadarilah bahwa internet bisa kalian manfaatkan sebagai lahan mencari uang tambahan bahkan dijadikan untuk pekerjaan utama.