Jalan jalan ke Leuwi Hejo dari Bekasi

Pernah denger leuwi hejo? tempat ini baru booming sekitar tahun 2014 karena waktu itu sempat masuk di HT kaskus, saya juga tau tempat ini dari kaskus tapi sebelom jadi HT dan booming. Bulan ini saya baru aja mengunjungi kawasan wisata leuwi hejo atau yag dikenal juga dengan Curug Barong, kenapa saya bilang kawasan wisata? karena di sekitar situ terdapat juga curug lainnya yaitu leuwi cipet dan leuwi liyet dengan curug yang ga kalah kerennya dari leuwi hejo.

curug barong leuwi hejo

Bagian dari Curug Barong

Ini dia cerita perjalanan saya, berangkat dari bekasi sekitar pukul 07.30 pada hari selasa tanggal 29 september 2015 dengan 2 orang teman, jadi total kami hanya bertiga mengunjungi leuwi hejo, Sebenarnya jadawal keberangkatan kami sudah ditetapkan jam 7 tapi karena niatnya mau pergi berlima, kami menunggu teman yang belum datang, yang akhirnya diketahui bahwa mereka ketiduran namun kami bertiga sudah terlanjur jalan menuju Leuwi Hejo.

jalanan dlam perbaikan

Perbaikan jalan di daerah babakan madang

Kami jalan menggunakan 2 motor, rute yang kami gunakan dari bekasi menuju leuwi hejo cukup mudah untuk dilalui. Start dari jalan raya narogong, lalu lintas termasuk cukup padat namun kami masih bisa jalan dengan kecepatan >60kph dikarenakan jalan yang lebar, kami lurus menyusuri jalan hingga  gunug putri kemudian masuk jalan citeureup, oiya dai daerah bantar gebang dan citeureup banyak perbaikan jalan sehingga menyebabkan kemacetan jadi sangat tidak disarankan bagi pengguna mobil melewati jalan ini karena akan memakan waktu yang lama. Walaupun banyak perbaikan jalan karena kami menggunakan sepeda motor jadi masih bisa jalan tanpa hambatan besar. Melewati sirkuit sentul dikiri jalan kami tetap berjalan lurus hingga saat terlihat haris hotel disebelah kiri, kemudian kami belok kiri melewati babakan madang.

spot foto bayar

Walau cuma 1000 akhirnya kami ga jadi foto hehe

Dari sini kami jalan lurus lagi saat ada pertigaan ke jungle land kami ambil kanan, dari sini tinggal lurus saja mengikuti jalan, nah jalan setelah ini pada saat saya mengunjungi leuwi hejo juga sedang mengalami perbaikan, sampai ada pertigaan ambil jalan ke kiri, lanjut lurus lagi ada dua pertigaan lagi setelah ini kami selalu mengambil jalur ke kiri, pada jalanan ini sudah terdapat pemandanga yang menyejukkan dengan jalanan yang agak rusak dan banyaknya tanjakan serta turunan yang cukup curam. Jika ingin berfoto dengan latar gunung terdapat spot foto yang sangat cantik namun dikenakan biaya sebesar 1000 rupiah.  Sebelum sampai ke leuwi hejo kami melewati jembatan kayu yang mempunyai sensasi tersendiri saat dilewati hehe.

jembatan sensasional

Saya dan jembatan sensasional

Kami tiba di leuwi hejo sekitar pukul 9.30, karena sempat berhenti untuk membeli cemilan di indomaret daerah babakn madang, jalan masuk menuju kawasan leuwi hejo terletak pada sebelah kanan jalan kami, saat memasuki kawasan wisata leuwi hejo kami melewati tambang pasir yang masih dikelola secara tradisional. Untuk memasuki kawasan wisata leuwi hejo satu motor dikenakan biaya 10.000 rupiah dan 5.000 rupiah besaran tiket masuk perseorangan. Terdapat 3 area parkir, mungkin hal ini dibuat untuk menghadapi lonjakan wisatawan di musim liburan, kami parkir diarea 3, yang sudah dekat dengan curug.

jalan di area kawasan wisata leuwi hejo

Jalan menuju curug

Setelah parkir, kami langsung jalan menuju leuwi hejo / curug barong. Sekitar 10 menit kami berjalan sampai akhirnya tiba di tujuan, wow! tempatnya sanagat mengagumkan dengan air yang begitu jernih, musim kemarau membuat permukaan air tidak terlalu tinggi namun arus masih cukup deras.

Air jernih leuwi hejo

Kaki saya dalam air yang sangat jernih

Ada 3 area yang bisa dijadikan tempat untuk bermain air di leuwi hejo, area pertama yang dapat ditemukan saat pertama kali memasuki leuwi hejo, di area pertama permukaan tanah tidak terlalu dalam, di area ke 2 yaitu diatas area 1 adalah tempat yang cukup luas untuk berenang, dengan air yang dangkal sampai ke air yang dalam di dekat area ke 3. Area ke 3 seperti jacuzzi pribadi, tempatnya yang tidak terlalu besar dan air yang dangkal sangat menyenangkan untuk dibuat merendamkan badan sambil melihat aliran air yang keluar dari atas.

main air di leuwi hejo

Asyiknya bermain air

Setelah cukup lama bermain air di leuwi hejo, kami mengeringkan badan kemudian menuju ke leuwi cipet, untuk memasuki leuwi cipet saya harus bayar lagi sebesar 5000 rupiah, perjalanan dari pos masuk menuju leuwi cipet cukup jauh dengan jalan yang cukup terjal akan sangat bahaya di musim hujan karena licin. Kami menghabiskan waktu sekitar 15 menit untuk sampai di leuwi cipet.

leuwi liyet

Dari sudut leuwi liyeut

Di leuwi cipet ini seperti sungai yang dikelilingi oleh lembah hijau yang tampak seperti grand canyon, untuk menuju leuwi liyet kita harus menyebrangi ataupun menyusuri lewat leuwi cipet. Saya dan teman – teman memilih untuk menyebranginya dulu, karena ingin melihat leuwi liyet. Sesampainya di leuwi liyet pemandangannya tidak beda jauh dengan leuwi cipet, kami kembali masuk kedalam air. Ternyata baru sebentar menyusuri leuwi liyet kita dihadapkan oleh sungai yang dalam jadi saya hanya bermain dipinggir saja sampai akhirnya ada mbak2 baik hati yang menawarkan untuk memakai pelampungnya. Saya dan salah satu teman saya  menyusuri sungai situ sampai ke curugnya dan teman saya naik ke curug tersebut. Setelah puas bermain disini kami memutuskan untuk segera pulang dan tidak menikmati leuwi cipet. Berbeda dengan leuwi hejo di leuwi liyet dan leuwi cipet terdapat ruang ganti yang dikenaakan tarif sebesar 2000.

jernihnya air di leuwi cipet

Indahnya ciptaan tuhan

Leave a Reply