Asyiknya menjadi mahasiswa arkeologi!

Masih teringat tentang bagaimana perasaan ini ketika baru menjadi mahasiswa arkeologi. Kala itu saya senang sekali, lantaran dapat kuliah di jurusan ini. Namun, tidak lama saya merasakan kesenangan itu. Saya mulai bosan. Selain itu juga mulai memikirkan tentang apa esensi dari yang saya pelajari ini. Tidak ada masa depan yang cerah dalam penglihatan. Saya mulai memikirkan apa yang harus saya lakukan.

Semester pertama usai. Pada semester kedua saya mencoba memulai sebuah bisnis. Bisnis import barang dari china sesuai dengan pengalaman yang saya punya. Kehidupan kala ini hanyalah pulang-pergi depok-bekasi. Habis kuliah lalu kembali mengurus bisnis ini.


Kuliah berjalan biasa saja. Tanpa terasa saya sudah menghabiskan waktu. Hingga semester 3 datang. Bisnis saya pada semester ini mulai kurang terurus. Sebab saya sibuk mencari kesibukan baru. Pada semester ini saya kembali mendalami ilmu yang saya pelajari. Tetap saja hal itu hanya sementara. Setelahnya saya hanya datang dan menghabiskan hari di bangku kuliah. Tanpa benar-benar mengkaji apa yang sedang saya pelajari.


Semester empat tiba. Waktu saya banyak dihabiskan untuk proses pendidikan di sebuah organisasi. Alhasil, kuliah saya kurang memuaskan semester ini. Banyak bahan atau tugas kuliah yang tidak terdokumentasi. Sudah pasti IP saya turun walaupun sedikit.


Ketika liburan antara semester 4 dan 5. Saya dan teman-teman melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Jambi. Disinilah gairah sebagai mahasiswa arkeologi mulai tergugah. Kami melakukan ekskavasi di Kawasan Cagar Budaya Muarojambi. Ekskavasi merupakan metode arkeologi yang dilakukan untuk melakukan pengumpulan data. Kegiatan selama KKL adalah mengumpulkan data di pagi hari hingga petang. Malam hari dilakukan pembuatan laporan, presentasi, ataupun kuliah.


display alat ekskavasi

Display Alat Ekskavasi


Ekskavasi menggunakan berbagai macam peralatan. Adapun alat mengupas terdiri dari Sudip, Cetok dan Petel. Pemilihan alat yang digunakan tergantung dari karakteristik tanah dan sebaran temuan. Asyiknya, saya mendapatkan tempat ekskavasi yang dipenuhi bebatuan dan akar. Sehingga seluruh alat terpakai saat pengupasan tanah.


Mula-mula saya menggunakan sudip untuk mencongkel fragmen bata pada permukaan tanah. Sudip adalah alat gali yang dibuat dari bilah bambu dengan panjang sekitar 15-20 cm dan lebar sekitar 5-10cm. Salah satu ujung dari bilah bambu kemudian dibuat runcing dengan ukuran 1-5cm. Penggunaan alat ini sangat mudah bahkan untuk orang awam sekalipun. Setelah habis fragmen bata dan tersisa permukaan tanah saja, dilakukan penggantian alat. Karena tujuan belum tercapai saya masih harus terus mengupas tanah. Kali ini menggunakan petel. Petel secara bentuk dapat dikatakan mirip dengan cangkul/pacul. Namun dengan ukuran yang lebih kecil. Ujung besi petel dibuat tajam. Tujuannya agar lebih mudah dalam mengupas tanah. Ketika dirasa tanah sudah datar saat dikupas dengan petel, selanjutnya adalah meratakan permukaan tanah. Inilah saatnya cetok digunakan. Cetok adalah alat yang umumnya digunakan tukang bangunan ketika meratakan semen. Namun cetok arkeologi memiliki bentuk yang berbeda. Besi cetok dibuat membentuk segi empat asimetris.


Perekaman Data Arkeologi

Perekaman Data Arkeologi


Selain alat, yang tidak kalah menarik adalah teknik perekaman data. Untuk merekam data dilakukan pengupasan tanah dengan pembuatan lot. Pembuatan lot merupakan cara pengupasan tanah yang dilakukan ketika mempunyai suatu tujuan dan berhenti setelah tujuan itu tercapai. Data direkam dengan menggambar, memotret foto, mengukur, dan mencatat gejala-gejala yang ada saat sedang dilakukan pengupasan.


Tidak hanya bekerja di lapangan. Pekerjaan tetap asyik di basecamp. Disini saya menyusun data dalam bentuk laporan, gambar, ataupun foto. Setelah melakukan pekerjaan dilanjutkan dengan presentasi dan diskusi mengenai hasil pengumpulan data di lapangan. Sehingga dapat diketahui kendala yang terjadi dan diberikan solusi. Melalui KKL, keseruan sebagai mahasiswa arkeologi mulai terasa.


Semester 5 kini saya jalani. Kuliah, Organisasi, Bisnis, dan Bekerja saya coba lakukan di semester ini. Pada semester ini saya semakin menyadari asyiknya kuliah di arkeologi. Apalagi ketika sedang mengkaji hal baru yang belum diketahui. Memang saya belum menjadi orang yang cerdas di bidang ini. Tapi saya menyadari banyak sekali yang perlu dikaji.


Belakangan ini saya sedikit mempelajari arkeologi maritim dan laporan survei arkeologi. Arkeologi maritim merupakan kajian yang cukup jarang diminati. Saya mendapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan penggunaan teknologi untuk mendeteksi kapal karam. Satu kali saya juga mengunjungi museum di gedung mina bahari. Museum itu berisi koleksi kemaritiman paling banyak berasal dari cirebon. Hal lain yang beberapa kali saya baca adalah laporan survei arkeologi yang dilakukan di beberapa tempat. Laporan survei di gunung penanggungan pada tahun 1976 merupakan favorit saya. Pada laporan ini terdapat deskripsi verbal dan piktorial hasil survei. Sepengetahuan saya pada gunung ini terdapat beberapa candi yang ditemukan oleh KAMA UI. Ingin sekali mengunjungi tempat ini. Tidak lain hanya untuk merasakan asyiknya menjadi mahasiswa arkeologi!


 

DSC06121

Keadaan Awal Kotak

akhir

Setelah dilakukan Ekskavasi, terdapat susunan bata yang diduga merupakan struktur pagar.

Belajar navigasi darat dalam perjalanan menuju puncak pasir geger bentang

Di malam hari yang gelap setelah selesai merakit tenda saya mencoba menerka-nerka dimana posisi saya berdiri dengan bantuan peta dan kompas, kebetulan disekitar situ ada sungai yang langsung saya jadikan objek azimuth. Setelah itu saya langsung membuka peta dan menggunakan bantuan protaktor untuk mencari sungai yang sekiranya cocok sudutnya dengan azimuth yang sebelumnya sudah diukur. Tidak sulit untuk mengetahui dimana letak saya berada sekarang karena medannya jelas terdapat jembatan dan sungai yang berbelok. Kenyataannya di pagi hari saat berdiskusi dengan mentor, posisi yang saya plot dalam peta sebagai lokasi sekarang itu merupakan sebuah kesalahan. Ternyata jembatan kecil yang saya maksud tidak ada dalam peta dan bentukan sungai telah dipengaruhi campur tangan manusia sehingga berbeda dengan yang ada dalam peta, mungkin juga perbedaan itu terjadi karena saya masih menggunakan peta terbitan tahun 1998.

Setelah badan dipanaskan, kami bersiap untuk memulai perjalanan. Sebelum memulai kami diminta untuk mengikuti mentor, menelusuri jalanan setapak hingga tiba di punggungan pada perkebenunan teh, disana kami diminta untuk mencari tahu koordinat posisi kita berada. Lama kami mencari namun tidak ada yang mengetahui hingga akhirnya mentor memberitahukan dimana kita sebenanya dan kemudian kembali menuju basecamp. Di basecamp kami mendapatkan briefing lagi dari mentor tentang perjalanan ini. Selanjutnya kami lanjut menuju Checkpoint pertama yang merupakan tanggung jawab kelompok saya untuk menunjukkan jalan kesana. Singkat cerita saya dan teman-teman bingung apakah Checkpoint yang saya tuju adalah benar, kami beberapa kali berputar di jalan yang sama akibat keraguan saya yang pada saat perjalanan ini ditunjuk sebagai penanggung jawab navigasi kelompok. Akhirnya ketika sampai di mulut sebuah punggungan, saya yakin bahwa punggungan itu lah jalan masuk kami dan merupakan checkpoint pertama, saya naik untuk memastikan dan melakukan orientasi medan, namun ternyata setelah saya turun dan ingin memberithaukan jalur tersebut, panitia baru memberitahukan bahwa kami sebenarnya disuruh mencari kertas pertanda checkpoint, saya kemudian bbingung karena di jalur tersebut tidak tampak kertas apapun. Cukup banyak waktu berlalu hingga diputuskan untuk melnjutkan pergi ke checkpoint selanjutnya.

Kami melaju dari satu checkpoint ke checkpoint lainnya yang sebenarnya adalah jalur untuk menuju ke gegerbentang. Tiap checkpoint mempunyai karakteristik tersendiri, misalnya checkpoint saya berada di mulut punggungan, checkpoint terahir berada di puncak dan lain lain. Setiap kelompok menemukan checkpoint mereka hingga sampai di checkpoint 4 kami beristirahat dan memasang tenda. Malamnya dilakukan evaluasi perjalanan, beberapa dari kami ada yang kehilangan peralatannya seperti protaktor, kompas ataupun peta yang rusak. Mentor dan Panitia kemudian memberitahu kami bahwa peralatan tersebut itu sangat penting dan sudah seharusnya kita jaga dengan benar karena jika kita sendiri dan tersesat sementara tidak membawa peralatan navigasi maka kecil kemungkinan kita akan selamat, dapat dianalogikan perlatan navigasi ini adalah nyawa kita.

Suara-suara telah terdengar, fajar telah tiba memaksa kami yang sedang terlelap untuk bangun dengan dingin yang menusuk itu. bersiap kami merpikan tenda dan memasak makanan untuk pagi dan siang hari nanti. Jam 8 kita baru mulai bergerak lagi untuk menuju checkpoint 5, checkpoint 5 merupakan tanggung jawab gabungan antara kelompok saya dengan kelompok 2. Posisi kelompok 2 berada di paling depan sementara kami di belakang mereka. Kami berhenti ketika menemukan punggungan yang menurut kami adalah punggungan CP5 namun jika dicocokkan azimuth dengan catatan pada route card yang saya miliki, sudutnya tidak sama. Hal itu membuat saya tidak yakin bahwa itu adalah punggungan yang terdapar pada peta. Orientasi medan kemudian dilakukan, saya ditemani salah satu mentor dan beberapa teman menyusur lurus ke depan menanjak dan mencari punggungan CP5. Cukup jauh dari lokasi sebelumnya saya menenmukan punggungan yang sudutnya sesuai dengan route card dan ternyata teman saya sudah ada yang turun di punggungan tersebut. Jika dilihat pada peta memang kitaharus turun 3 kontur atau kira-kira sekitar 30 meter ke bawah. Waktu yang sudah cukup sempit saat kita berada disini membuat pencarian tidak maksimal. Dengan terpaksa kami harus melanjutkan perjalanan dan kelompok saya kembali tidak menemukan checkpoint.

perjalanan-2_5414_compressed

Karena hanya kelompok saya yang belum menemukan checkpoint akhirnya diputuskan bahwa kelompok kami diberi kesempatan memandu menuju CP6. Saya kemmudian sedikit mendapatkan asa, karena jika dilihat dari peta CP6 berada di puncak geger bentang dan dalam fikiran saya pasti mudah menemukannya. Kami berjalan terus mengikuti jalur yang sudah ada hanya saja vegetasi yang rapat membuat carrier saya beberapa kali tersangkut pada ranting berduri. Semakin lama trek yang kami lalui semakin ekstrim, dilihat dari kecuramannya ataupun medan yang dilalui. Setelah melewati tanjakan yang cukup curam akhirnya kita sampai di daerah landai yang lebih luas dibanding area landai sebelumnya, disana juga terdapat patok. Setelah mengamati dengan cepat saya memutuskan untuk menanggalkan carrier dan terus maju melakukan orientasi medan, tidak lama teman saya muncul ikut menyusuri igir-igir ini, setelah cukup jauh saya merasa bahwa tidak ada lagi daerah landai yang cukup luas dan seharusnya temppat tadi adalah puncaknya, maka saya memutuskan untuk kembali ke tempat tadi.

Tiba di tempat tadi, saya lihat mentor dan panitia telah memasang flysheet membuat keyakinan saya semakin besa bahwa memang sebenarnya kita telah tiba di puncak pasir gegerbentang, tapi kenapa saya belum menemukan kertas checkpointnya? apakah saya kembali gagal menemukan kertaas tersebut? panik kembali melanda diri saya, rasanya benar-benar kecewa. Mentor kemudian kembali memberikan instruksi untuk mengecek kembali area landai di belakang dan ternyata disana sudah ada teman saya yang lain dan sudah mengetahui lokasi kertas CP tersebut, saya langsung mengambilnya dan membawanya dengan penuh kebahagiaan. Senang sekali memang rasanya, bukan karena kertasnya, namun lebih karena mengingat bagaimana proses menemukan kertas ini, ditengah keputus asaan dan kebimbangan saya memilih untuk tidak menyerah dan pada akhirnya menemukan kertas tersebut.

perjalanan-2_5998_compressed

One Day Trip Perjalanan dari Depok ke Curug Ciherang sampai Gunung Batu

Kejenuhan seringkali kita jumpai sebagai mahasiswa. Saya juga termasuk salah satu orang yang tidak luput dari rasa jenuh. Wajar memang kejenuhan yang saya rasakan setelah cukup lama berkutat dengan pekerjaan. Oleh sebab itu saya memutuskan untuk ikut melakukan perjalanan bersama teman saya pada tanggal 22 Oktober kemarin. Sebenarnya awalnya teman saya mengajak untuk mengunjungi leuwi hejo namun karena saya sudah pernah kesana tahun lalu, sehingga membuat saya agak malas untuk ikut. Tetapi ternyata yang ngajak jalan malah tidak bisa ikut dalam perjalanan hal itu baru saya ketahui ketika malam hari sebelum perjalanan saya berkumpul di kontrakan teman yang terletak di dekat flyover menuju margonda dari kelapa dua depok, mereka juga memang ikut dalam perjalanan. Pada malam itu akhirnya saya putuskan untuk mengajak mereka ke curug ciherang, alih-alih dengan mengatakan bahwa di curug ciherang keren ada rumah pohonnya. Padahal memang sebenarnya itu semata-mata hanya keinginan saya untuk pergi kesana dan kebetulan saat melihat-lihat tentang curug ciherang di Internet saya mengetahui bahwa disana ada rumah pohon yang menurut saya cukup istimewa. Beruntungnya mereka mau memindahkan destinasi ke curug ciherang sesuai keinginan saya.

Hari sabtu datang, hari itu saya bangun pukul 3.00 pagi sambil menunggu teman teman lain bangun saya memainkan handphone dengan masih berbaring diatas kasur. Namun, sayup-sayup saya mendengar suara hujan diluar, seketika muncul pikiran bahwa curug akan kotor jika sebelumnya hujan, kemudian rasa malas mulai muncul dalam diri saya takut jika nanti airnya akan kotor. Hingga akhirnya teman-teman bangun jam 5an, salah satu teman saya ada yang menyadari bahwa tadi habis hujan setelah melihat jemuran basah dan saya pun menyampaikan bahwa memang benar tadi hujan sebentar dan kemungkinan kita nanti akan mendapatkan air curug yang cokelat. Tetapi hal itu tidak menyurutkan keinginan mereka untuk tetap jalan-jalan ke curug ciherang. Kurang lebih kita berangkat jam 5.40 dari kontrakan. Perjalanan dilakukan oleh empat orang dan dua motor sudah termasuk saya didalamnya. Jalanan yang sempit membuat kita harus berjalan dengan lain jalur untuk menuju ke jalan raya. Saya sudah berniat untuk jalan menuju jl raya bogor lewat kelapa dua agar lebih cepat, namun teman saya memupuskan harapan tersebut karena mereka ternyata tidak melihat saya yang ada di pinggir jalan arah kelapa dua. Saya dan teman sudah berusaha memanggil mereka namun ternyata mereka tidak mendengar dan malah naik ke flyover menuju margonda. Dibawah margonda saya bertemu mereka dan menjelaskan apa yang barusan terjadi dengan tertawa, akhirnya teman saya memutuskan untuk bertukar tempat dengan tujuan agar dapat memperhatikan dengan motor saya. Di pinggir jalan depan seven eleven kami melihat tukang bubur dan singgah disana untuk sarapan dan menghabiskan 6000 untuk bubur dan 1000 untuk tukang parkir yang pada saat kami makan baru datang.

Setelah memakan bubur kita langsung berangkat lagi sekitar pukul 6.00, akhirnya karena kita sudah di Margonda agar tidak memutar balik kita memutuskan untuk berjalan melewati jalan juanda ke arah jalan raya bogor. Di jalan raya bogor kita minggir sejenak untuk melihat google maps selain itu kita juga minggir saat ada pom karena teman ingin isi bensin, saya pun sekalian mengis bensin yang pada saat itu sebenarnya masih setengah, tapi saya isi saja pertamax rp.10.000. Sepanjang jalan raya bogor masih cukup lengang, mungkin karena sabtu pagi tidak banyak yang bekerja, kami terus menelusuri jalan hingga sampai di persimpangan jalan raya mayor oking kami belok kiri lewat jalan tersebut. Saat sampai di daerah citereup kami sempat bingung karena jalannya satu arah kami harus melewati jalan yang memutar ke jalan arah cibadak. Di jalan arah cibadak ini ketika sudah masuk ke dalam pemandanagan di sekitarnya cukup indah dengan jalan aspal yang berkelok dan naik turun. Kami melalui beberapa persimpangan, pada persimpangan pertama pastikan memilih jalan ke arah jonggol dan di persimpangan kedua pilih jalan arah ciherang/cipanas. Jalan cukup rusak saat sudah ada di jalan menuju ciherang dan tanjakan yang dilalui pun cukup curam sehingga perlu menggunakan gear/gigi 1 untuk menaikinya, bahkan di motor teman saya sampai harus turun karena memaksakan gear/gigi 2. Persimpangan terakhir adalah yang menuju ke curugnya dan ke arah cipanas puncak, tentu saja kita memilih jalan ke curug karena kami memang ingin kesana.
jalan-ke-curug-ciherang
Kami sampai sekitar pukul 8.40, karena memang tidak terlalu dikebut semenjak awal. Di pos masuk sudah menunggu beberapa teteh dan aa. Biaya yang dikeluarkan untuk motor dan dua orang adalah 35000. Ada dua jalur menuju parkiran dan kami diinstruksikan untuk masuk ke jalur kiri yang berpagar. Kami melewati villa dan tempat flying fox, jalan menuju parkiran ini dibuat dengan batuan sehingga membuat pantat cukup panas saat melewatinya. Setelah memarkirkan motor kami pun berjalan melewati jalanan batu dan disamping kiri kami membentang struktur bangunan yang seperti punden berundak buatan manusia zaman sekarang sementara di samping kanan terhampar pemandangan yang hijau dengan perkebunan dan pegunungan. Berjalan sebentar kemudian tampak rumah pohon yang ternyata untuk memasukinya harus bayar 2000. Kami memutuskan untuk berfoto diluar saja dan jika ingin berfoto didalam nanti ketika perjalanan pulang saja. Naik keatas menyusuri jalan yang tampak seperti batuan yang baru disusun, semilir angin yang sejuk membuat perjalanan ke curug tidak terasa dan tau2 kami sudah sampai ke hulu dari curug ciherang ini. Disini masih sepi, karena ternyata kami masuk melewati jalur lain sehingga langsung ke curugnya. Berfoto sejenak lalu kami segera merendamkan badan melepas penat yang terpendam didalam raga ini. Airnya dingin namun masih bisa dinikmati, debit air menurut saya normal dan kedalamannya pun cenderung dangkal. Teman saya mencoba merasakan pijatan dari curugnya di bagian pinggir, sekilas ia tamoak menikmatinya namun tidak lama.
bagian-bawah-curug-ciherang
Puas berendam disini kami naik keatas dan menyusuri aliran dari curug ciherang ini. Saya tidak menduga bahwa ternyata aliran dari curug ini memanjang dan bisa direndami bahkan justru banyak orang yang berenang-renang dibelakang. Jalur berbeda yang kami lalui membuat semua ketidaktahuan ini. Sampai ke daerah parkiran, benar saja bahwa parkirannya berbeda sehingga kami harus berjalan memutar untuk menuju parkiran kami tadi. Sembari jalan kita bercerita dan teman saya mempunyai keinginan untuk mengunjungi Gunung Batu yang terletak tidak jauh dari curug ciherang ini. Dia gugling untuk mendapatkan informasi tentang biaya masuk ke gunung batu, maklum saja kami hanya membawa uang pas-pasan. Sedikit berdiskusi tentang keuangan kemudian kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Gunung Batu karena setelah dihitung uangnya masih mencukupi.

Memutar melewati jalan yang sebelumnya pernah kami lewati tadi hingga terdapat persimpangan ke arah gunung batu. Tidak terlalu lama kami berkendara hingga sampai ke parkiran gunung batu. Sebelum masuk, untuk memastikan sekali lagi mengenai biaya, teman saya turun dan menananyakannya kemudian memanggil kami yang menandakan bahwa biayanya masih mencukupi. Biaya parkir disini dikenakan 15000 rupiah untuk motor dan di pos masuk nanti dikenakan biaya 5000 rupiah per orang. Berjalan menuju jalur awal terlihat gunung batu yang kecil namun tampak curam. Di jalan juga kami menemukan batu besar yang akhirnya kami naiki hanya untuk melihat seperti apa diatasnya. Kemudian kami kembali melanjutkan perjalanan medan yang kami lalui tanah berbatu yang di sebagian tempat terdapat lumpur serta kubangan bekas roda mobil, hingga tiba di pos 1, disini terdapat warung kelontongan, parkiran, musola dan toilet umum.

Tanjakan Kebo adalah tulisan yang terdapat di papan yang tertera dipohon saat kami mulai masuk ke jalur pendakian. tidak lama jalanan landai yang kami lalui hingga seterusnya jalanan yang kami lewati adalah jalanan tanah yang curam, beberapa dari kami cukup kelelahan menghadapinya sehingga harus berdiam diri sebentar. Lebih naik keatas lagi jalanan sudah berubah menjadi batu-batu besar bertanah, kami bahkan harus berpegangan dengan tali untuk naik karena sangat curam. Mendekati puncak jalanan yang dilalui menyempit dan ada jalanan yang harus membuat kami sedikit memanjat. Sampai di puncak sudah ada beberapa orang bersenda gurau disini. Di puncak batu terdapat 1 bendera indonesia yang berkibar setengah tiang, 1 plang yang bertuliskan puncak batu, 1 plakat kenangan seseorang yang meninggal karena kecelakaan saat mendaki gunung batu, dan agak menjauh terdapat 1 bendera indonesia lainnya yang berkibar penuh tertiup angin. Tidak lupa berfoto disini kemudian bersantai hingga sekitar jam 2 kami memutuskan untuk turun dan kembali ke kota depok tercinta.
pemandangan-dari-puncak-batu
view-bendera-di-puncak-gunung-batu-jonggol

Ringkasan Sejarah Kerajaan Kutai dari Buku Sejarah Nasional Indonesia Jilid 2

Bukti-bukti tertuaa akan adanya suatu kehidupan masyarakat yang bercorak keindiaan yaitu terdapat di Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur. Dengan ditemukannya arca bercorak buddha dari perunggu di Sempaga, Sulawesi Selatan. Di kota bangun kalimantan timur ditemukan arca buddha yang memperlihatkan langgam seni arca Gandhara. Menurut Foucher dan Bosch, ciri seni Gandhara tampak pada sikap tangan dan hiasan jala pada telapak tangan arca Buddha Kota Bangun. Selain arca Buddha ditemukan juga arca hindu diantaranya mukhalingga dan ganesa.

Pada tahun 1879 di daerah kalimantan timur tepatnya di bukit berubus, muara kaman ditemukan beberapa buah prasasti yang dipahatkan pada tiang batu. Tiang batu itu disebut yupa, nama tersebut diambil dari prasasti itu sendiri. Hingga saat ini sudah 7 yupa yang ditemukan. Semuanya dikeluarkan atas titah seorang penguasa yang bernama mulawarman.

Salah satu isi dari yupa adalah mengenai silsilah mulawarman. Disebutkan bahwa pendiri keluarga kerajaan (wangsakarta) adalah Aswawarman bukan Kudungga. Prasasti lain berisi tentang perkara yang telah disedekahkan oleh sang raja mulawarman sebagai pengingat kebaikan budi sang raja.

Selain archa Buddha dan Yupa, ditemukan pula peninggalan yang menunjang bukti keberadaan kerajaan Mulawarman dan bahkan masa sebelumnya. Peninggalan tersebut terdapat di gua sepanjang Sungai Jelai, Tepian Langsat, Kabupaten Kutai Timur yang berupa lukisan cap tangan pada dinding gua. Di bukit berubus selain ditemukan yupa banyak arca-arca perunggu oleh para penggali liar pada tahun 1990an. Ekskavasi yang diadakan di situs tersebut menemukan sisa bangunan dari batu kapur (mungkin candi), tetapi tinggal pondasi bangunan saja. Dan beberapa fragmen berpelipit yang jelas merupakan komponen bangunan, diperkirakan tempat tersebut menjadi tempat kegiatan keagamaan yang mungin sezaman dengan Mulawarman.

Wilayah lain yang memiliki peninggalan yaitu Desa Long Bangun, terdapa sebuah nandi dalam keadaan utuh. Kabupaten Kutai Timur yang ditemukan sejumlah arca yang mungkin lebih muda dari zaman Mulawarman, namun belum diketahui dengan jelas apakah memiliki hubungan dengan kerajaan mulawarman.

Keluarga raja pada waktu itu terbatas pada keluarga kerajaan yang telah menyerap budaya india. Menurut prasasti penyerapan budaya terlihat pada waktu Aswawarman, anak Kudungga, menjadi raja, yaitu dipergunakannya nama yang berbau india sebagai nama pengenal. Oleh karena itu yang dianggap sebagai pendiri keluarga raja adalah Aswawarman dan bukan Kudungga.

Di dalam agama Hindu seseorang dapat diterima kembali kastanya melalui upacara penyucian diri yang disebut vratyastoma. Upacara vratyastoma dijadikan masyarakat indonesia untuk meresmikan sebagai anggota masyarakat dalam suatu kasta di agama Hindu.

Prasasti yang ditemukan tidak sedikitpun berbicara tentang masyarakatnya. Ditulisnya prasasti-prasasti mulawarman dengan mepergunakan bahasa Sanskerta dan Pallawa, merupakan petunjuk bagi kita untuk menduga keadaan masyarakatnya. Beberapa istilah dalam prasasti belum dapat dimengerti dengan jelas, misalnya jivadana.

Kita lebih banyak tahu kehidupan keagamaan pada zaman Mulawarman. Semua prasasti yang ditemukan membicarakan tentang upacara selamatan di dalam memperingati salah satu kebaikan atau pekerjaan yang dilakukan oleh Mulawarman. Mulawarman adalah penganut agama hindu, dapat dilihat dari penyebutan nama Angsuman dan upacara sedekah yang bertempat di Waprakeswara.

Dari keterangan tersebut dapat dipastikan bahwa agama yang dipeluk sang raja Mulawarman ialah agama siwa. Dari bunyi semua prasastinya dapat diduga Mulawarman adalah seorang raja yang sangat baik hubungannya dengan kaum Brahmana.

Tuan Guru Zainul Majdi, Sosok Pemimpin Muslim dari Nusa Tenggara Barat

Saya mendapatkan banyak ilmu saat menghadiri talkshow oleh zainul majdi seorang gubernur NTB atau yang biasa disebut juga dengan tuan guru. Sedikit bercerita tentang tuan guru, ia telah berhasil membawa banyak kemajuan yang cukup signifikan dalam perkembangan NTB utamanya dalam bidang pariwisata. Beliau sudah menjabat sebagai gubernur selama 8 tahun dari umurnya 36 tahun hingga sekarang. Perlu diketahui bahwa beliau merupakan seorang tahfidz quran dan telah mengenyam pendidikan dari S1 hingga S3 di Cairo. Banyak pengalaman yang beliau ceritakan semasa dia menjabat sebagai gubernur. Lucunya pada saat sesi pertanyaan talkshow ini banyak orang2 yang berasal dari NTB menanyakan hal2 mengenai NTB, maka setelah 2 pertanyaan tentang NTB, saat sesi pertanyaan berikutnya tuan guru meminta orang yang mengajukan pertanyaan bukan yang berasal dari NTB karena hal itu bisa disampaikan nanti saja ketika di rumah, mungkin di NTB maksudnya.

Saat ditanyakan dengan berbagai prestasinya sebagai gubernur, beliau dengan segala kerendahan hatinya menjawab semua ini adalah pekerjaan dari seluruh masyarakat NTB. Beliau bercerita pernah suatu ketika beliau sedang berdiskusi dengan tuan guru yang sedang dikumpulkan dalam sebuah pertemuan, salah satunya meminta beliau agar turis tidak boleh mengenakan pakaian yang memperlihatkan aurat di pantai2 NTB atau lebih baik ditutup saja untuk turis jika demikian, sementara padahal pariwissata yang menarik bagi turis adalah pantai2 NTB utamanya lombok. Tentu saja permintaan itu bagi kita mungkin sulit untuk dipenuhi, mengingat lombok merupakan tempat wisata terkenal bagi turiss-turis asing yang kebanyakan non-muslim. Namun, siapa sangka ternyata tuan guru menyikapi permintaan ini dengan baik, ia sadar bahwa pantai tersebut mempunyai potensi yang sangat besar di bidang pariwisata, sehingga tidak mungkin baginya untuk menutupnya, akhirnya ia membuat satu tempat pariwisata baru yang dia sebut dengan halal tourism. Halal tourism adalah tempat atau mungkin pantai dimana pengunjungnya menutup aurat. Beliau melakukan hal tersebut dengan harapan bahwa pemain bisnis dan wisatawan di sektor pariwisata konvensional akan beralih ke sektor pariwisata halal, sehingga ia tidak langsung menghilangkan yang konvensional tersebut namun dengan membuat sektor halal, ia telah memperlambat bahkan mengurangi turis2 konvensional. Maka itu ia menganjurkan bagi kita umat musllim untuk mengunjungi tempat wisata halal di NTB, agar menjadi lebih maju dan berkembang, hingga secara langsung membuat minat turis ataupun pelaku bisnis untuk pindah ke wisata halal.

Tuan guru menyampaikan bahwasanya pemimpin muslim itu diperlukan dalam memimpin pemerintahan di Indonesia, jika terdapat anggapan bahwa sebaiknya ulama tidak usah terjun ke politik karena ditakutkan akan terjebak birokrasi dan terpaksa melakukan hal2 yang tidak diinginkan, maka kata beliau kita harus memutarbalikkan anggapan tersebut, ulama harus terjun ke dunia politik karena hanya dari muslim sendiri lah yang tau akan kebutuhan ummatnya, dan mengenai birokrasi politik yang ada dalam pemerintahan, ulama diharapkan bisa memberikan warna yang berbeda dan berpegang teguh pada imannya. Bercerita tentang pemerintahan, pernah suatu ketika ia berkunjung ke DPR dalam suatu pertemuan dan disana dia mempresentasikan program pariwisata di NTB dan mendapat banyak pujian, namun pada saat penganggaran dana, NTB tidak diberikan dana sepeserpun untuk mengembangkan programnya. Lucu sekali melihat kenyataan tersebut, beliau menyampaikan bahwa beliau tidak melakukan hal2 yang bersifat tanda kutip dalam birokrasi pemerintahan ketika mempresentasikan programnya, sehingga hasilnya seperti yang saya sampaikan diatas.

Pada awal pemerintahannya di NTB beliau menyampaikan bahwa terdapat stigma atau anekdot negatif untuk masyarakatnya dari mereka sendiri. Bahwa menjadi masyarakat NTB adalah ‘Nasib tidak baik’ ataupun ‘Nanti Tuhan Bantu’ dan berbagai anekdot lainnya. Pernah suatu ketika ia ceramah kepada karyawannya tentang siksa neraka, namun jemaahnya terlihat mengantuk. Tetapi saat ia ceramah dan membahas soal mutasi, karyawannya terlihat tampak semangat dan antusias mendengarkan. Entah hal ini hanya bercandaan tuan guru atau memang benar adanya.
Dalam sesi pertanyaan terdapat hal yang penting disampaikan oleh tuan guru mengenai demokrasi dan pembentukan karakter sejak dini. Ada ulama yang beranggapan bahwa demokrasi itu haram, namun kemudian tuan guru sampaikan bahwa perbedaan pendapat sudah lumrah terjadi bahkan sejak zaman nabi, maka dikenal adanya toleransi. Jujur saja saya lupa apa saja yang ia sampaikan pada pembahasan demokrasi.

Selanjutnya pada saat ia menjawab pertanyaan yang berkaitan mengenai keluarga, ia sedikit menceritakan bagaimana orang tuanya mendidiknya, tuan guru dibesarkan dalam keluarga ulama, suatu malam ia dan saudara2nya pernah disuruh menghapal surat an naba. ia menyampaikan bahwa keluarga adalah fundamental dari setiap individu-individu. Keluarga dapat membangun suatu individu dan keluarga merupakan tatanan penting dalam pembentukan masyarakat.

Banyak hal yang mungkin tidak dapat saya sampaikan pada tulisan ini, dikarenakan saya tidak menggunakan catatan saat ia ceramah dan tulisan ini hanya berdasarkan ingatan saya, oleh karena itu banyak hal yang sekiranya saya ragu tidak saya masukkan pada tulisan ini. Menurut saya tuan guru merupakan sosok yang humoris, cerdas, dan tegas. Sekali lagi saya sampaikan jika terdapat kata atau kalimat yang salah dalam tulisan ini saya mohon maaf. Semoga kamu mendapatkan hikmah setelah membaca tulisan ini, wassalam.

Tema Toko Online WordPress Keren

Woocommerce merupakan salah satu plugin toko online yang paling banyak dipakai diseluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Woocommerce banyak di gunakan karena mempunyai berbagai keunggulan, mudah digunakan oleh pemula sekalipun, dan disertai update berkala oleh pihak developer sesuai perkembangan teknologi yang ada. Selain itu untuk mengganti tampilan dari website Woocommerce ini sangat mudah, hanya dengan mengganti theme yang di inginkan pada dashboard WordPress, maka toko online anda akan memiliki tampilan yang keren dan elegan. Banyak theme – theme yang cocok untuk toko online yang dapat anda gunakan secara gratis ataupun dikenakan biaya tertentu.

Sebenarnya di Indonesia banyak WordPress Theme Developer, namun kebanyakan dari mereka membidik pasar luar negeri dengan membuat theme-theme untuk berbagai macam kategori. Hanya beberapa developer saja yang mengembangkan theme untuk pasar lokal, sehingga sudah disesuaikan dengan perilaku customer toko online di Indonesia, baik dari segi tampilan maupun sistemnya.

Tonjoo Studio merupakan salah satu developer lokal yang mengembangkan berbagai macam plugin dan Template Toko online Indonesia. Baru – baru ini mereka telah meluncurkan tema baru yang khusus di kembangkan untuk toko online lokal namun dapat juga digunakan untuk kalangan internasional yaitu Mino – Responsive WordPress Theme. Tema yang mereka buat sudah terintegrasi dengan plugin wordpress, sehingga anda tidak perlu repot lagi mengembangkan sistem toko onlinenya.

mino_detail_header_eng

Lihat Demo

Tidak hanya membuat website yang berfungsi sebagai toko online, dengan Tema Mino anda dapat membuat blog yang elegan dengan tampilan menarik sehingga dapat anda gunakan untuk mendapatkan traffic melalui content – content marketing. Perlu diperhatikan bahwa theme mino ini dapat anda gunakan untuk toko online dengan banyak bidang bisnis seperti, toko katering makanan dan minuman online, toko online fashion, toko online furniture dan dapat juga digunakan sebagai media blogging.

Screenshot_5

Dengan menggunakan theme mino, anda juga sekaligus mendapatkan berbagai plugin premium yang dijual oleh tonjoo dan telah digabungkan ke dalam theme mino. Tentunya hal itu membuat theme mino memiliki berbagai macam fitur yang keren dan akan mempermudah dalam proses pengisian konten produk ataupun artikel pada website anda. Theme Mino dilengkapi berbagai macam plugin buatan tonjoo sehingga anda tidak perlu biaya tambahan untuk dapat menggunakannya. Salah satu fitur yang sangat diperlukan bagi toko online yaitu perhitungan ongkos kirim otomatis juga hadir dalam theme mino ini. Perhitungan ongkos kirim otomatis didapatkan dengan menggunakan plugin ongkos kirim yang juga merupakan buatan dari tonjoo studio dan telah dilengkapi ke dalam theme Mino. Untuk mengabari customer tentang informasi nomor resi dapat anda lakukan dengan mudah menggunakan plugin kirim resi yang juga telah dilengkapi di dalam theme mino.

features_premium_eng

Theme ini bisa anda dapatkan dengan hanya 30$ untuk lisensi personal, lebih murah daripada theme woocommerce lain yang dipasarkan di theme marketplace dengan hara berkisar 49-99$. Adapun bagi anda yang merupakan developer website dapat membeli theme ini dengan lisensi developer seharga 55$ untuk instalasi ke 25 Website.

Beli

Smart Toko: Theme Dengan Harga Murah dan Banyak Fitur untuk Toko Online Berbasis WordPress dari Lapakinstan

Membuat toko online yang profesional seringkali dianggap membutuhkan biaya yang besar, dalam membuat websitenya saja biaya pengembangan yang diperlukan bisa jutaan bahkan puluhan juta rupiah tergantung dari fitur-fitur yang diinginkan. Lalu, bagaimana jika kita hanyalah seorang pemiliki usaha berskala ukm yang memiliki modal  sangat terbatas, sementara kita ingin memasarkan produk atau jasa kita melalui internet?  Apakah kita juga bisa mempunyai toko online sendiri?

Tentu saja jawabannya bisa. Jika kamu mau berusaha sedikit saja mempelajari atau mengikuti panduan dan tutorial yang sudah ada, maka kamu pasti bisa membuat toko online sendiri. Metode paling sederhana dalam membuat toko online adalah dengan menggunakan CMS yang sudah memiliki komunitas yang bersifat masif, sehingga jika ada suatu hal yang ingin ditanyakan kamu akan dengan mudah mendapatkan bantuan. Saya disini tidak akan menjelaskan panjang lebar tentang CMS mana yang lebih baik dipakai untuk membangun toko online, namun jika kamu ingin membuat toko online dengan wordpress dan kamu bingung harus mulai darimana, dengan membaca artikel ini mudah-mudahan kebingunganmu teratasi.

Smart Toko adalah sebuah theme toko online yang di buat oleh developer indonesia yaitu lapakinstan. Theme ini ditujukan untuk para pengguna platform wordpress yang ingin membangun toko online. Smart Toko telah dikembangkan sejak tahun 2012, namun selama 2 tahun terakhir yaitu 2015-2016, theme ini mengalami pengembangan yang sangat pesat dengan total 3 major update yaitu v6, v7, dan v8. Tidak sampai disitu, pengembangan theme ini masih terus berlanjut dan sekarang sedang dikembangkan v9 yang menurut  Wi Kie, founder dari lapakinstan akan terdapat berbagai fitur baru yang masih dirahasiakan, tanggal perilisanpun masih belum diumumkan namun ketika ditanya kamu hanya akan mendapat jawaban ‘segera’.

smarttoko v9 coming soon

Coba Smart Toko

Untuk dapat menggunakan Smart Toko kamu hanya perlu membayar sekali dengan lisensi seumur hidup dan free update selamanya, selain itu lisensinya dapat digunakan untuk 5 website yang kamu miliki, lapakinstan juga menyediakan lisensi untuk developer bagi yang ingin membuka jasa pembuatan website wordpress toko online menggunakan theme Smart Toko. Biaya yang dikeluarkan pun tergolong sangat murah dibandingkan dengan theme lain.

Meski dapat dimiliki dengan harga yang murah, kualitas dari theme Smart Toko sangat memenuhi kualifikasi sebagai sebuah website toko online yang profesional. Smart Toko telah terintegrasi dengan api dari JNE sehingga ongkos pengiriman dapat terintegrasi dengan database JNE sesuai dari lokasi pengiriman. Selain integrasi ongkos kirim, Smart Toko v8 juga dapat diintegrasikan dengan payment gateway doku myshortchart yang menyediakan berbagai metode pembayaran. Adapun fitur-fitur lainnya sangat mendukung untuk kenyamanan dalam mengelola sebuah toko online seperti keranjang belanja, laporan penjualan, manajemen produk, pengaturan harga, dan pengaturan theme yang mudah digunakan. Smart Toko juga dilengkapi dengan addons / plugin tambahan baik yang berbayar ataupun gratis, saat ini hanya ada 2 addons tambahan yaitu facebook pixel plugin yang bisa kamu gunakan tanpa biaya dan mobile version addon dengan biaya 200rb.

smarttoko mobile version responsive addons

Smart Toko adalah pilihan terbaik untuk kamu yang ingin membuat toko online dengan modal terbatas. Selain memiliki berbagai fitur dan harga yang murah, Smart Toko juga dikembangkan oleh developer yang selalu memberikan update-update sesuai permintaan dari para penggunanya.

Coba Smart Toko

Tawk.to: Aplikasi Live Chat gratis untuk website kamu yang tersedia untuk berbagai platform

Ketika seseorang sedang mengunjungi sebuah website untuk kepentingan bisnis ataupun umum seringkali muncul pertanyaan-pertanyaan di benak mereka yang timbul akibat dipicu oleh konten yang ada di website. Jika rasa keingintahuan mereka sudah terpicu maka akan lebih mudah bagi kita untuk menjangkau mereka. Kita sebagai pemilik website harus siap untuk menangani rasa keingintahuan mereka dengan memberikan layanan messaging secara real time atau yang biasa dikenal dengan live chat. Dengan aplikasi live chat pada website kita dapat memberikan tanggapan yang cepat.

Aplikasi / Add-ons live chat pada website sangat penting untuk memudahkan para pemilik / admin website berinteraksi dengan para pengunjung. Apalagi jika website kita merupakan sebuah website yang dibuat untuk kepentingan bisnis, live chat akan menjadi sebuah penunjang untuk mendapatkan customer-customer baru.

Kebanyakan aplikasi live chat biasanya merupakan aplikasi berbayar namun terdapat aplikasi live chat yang gratis yaitu Tawk.to. Meskipun gratis,  tawk.to memiliki fitur-fitur yang sudah cukup optimal sebagai sebuah aplikasi live chat. Saya sendiri belum pernah menggunakan aplikasi live chat yang berbayar seperti zopim dkk. Namun yang saya ketahui tawk.to merupakan aplikasi live chat gratis yang paling terkenal.

Berbeda dari aplikasi gratis lain yang biasanya dipenuhi dengan pembatasan dan bahkan iklan. Tawk.to menawarkan aplikasi live chat tanpa batas volume, kamu bisa membuat rekan menjadi agent untuk live chat kamu tanpa batasan berapapun. Agent adalah pihak yang dapat membalas pesan-pesan yang diterima dari aplikasi live chat kamu, selain itu kamu bisa membuat departemen sendiri untuk agent tersebut, misalnya departemen teknis dan departement billing, tentu saja hal ini sangat membantu untuk mengorganisir pesan-pesan agar dapat ditangani sesuai agent yanng berkompeten di bidangnya, departemen dapat kamu buat tanpa batas. Untuk dapat menerima dan membalas pesan admin dan agent bisa masuk ke dashboard melalui berbagai platform seperti website tawk.to untuk akses lewat desktop maupun secara mobile melalui android dan ios apps yang sudah tersedia.

Cara instalasi tawk.to tergolong sangat mudah, jika kamu merupakan pengguna wordpress, pada repository wordpress telah tersedia plugin untuk menampilkan live chat pada website kamu dengan hanya satu kali login akun tawk.to di halaman plugin tersebut. Cara lain untuk menampilkan aplikasi live chat dari tawk.to adalah dengan memasukkan beberapa baris kode javascript. Tampilan kotak live chat tawk.to juga dapat diubah sesuai keinginan kita sehingga dapat menyesuaikan dengan tema design dan warna website.

Fitur-fitur  lain yang ada pada aplikasi live chat tawk.to adalah melihat ketikan sebelum dikirim, jadi apapun yang diketik oleh pengunjung website kita sudah kita ketahui sebelum mereka kirim, hal ini memberikan kemudahan bagi kita untuk memberikan jawaban dengan cepat. Terdapat fitur shortcut yang dimana pengunjung dapat menggunakan kata tertentu untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan yang umumnya ditanyakan. Fitur trigger untuk mengirimkan pesan pada kondisi tertentu. Statistik pengguna livechat. Banned ip pengunjung yang melakukan hal-hal tidak bertanggung jawab. Monitoring para pengunjung website dan berbagai macam hal lainnya yang dapat kamu coba sendiri.

Melihat Makna Simbolisme pada Candi Sukuh Yang Populer Dengan Unsur Seksualnya

Candi Sukuh merupakan peninggalan dengan ciri khas agama hindu dari abad ke 15 yang terletak di lereng Gunung Lawu, Dusun Berjo, Desa Sukuh, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten  Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Pada situs ini banyak terdapaat benda arkeologi yang merupakan simbolisme dari agama hindu. Dalam agama, simbol dipandang sebagai ungkapan indrawi atas realitas yang transenden, sementara dalam sistem logika atau ilmu pengetahuan, simbol atau lambang memiliki arti sebagai tanda yang abstrak (O’Collins dan Farrugia:1996). Simbol biasanya digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang berisi pesan-pesan tertentu yang sangat luas dan dapat dimaknai sesuai kepercayaan masing-masing.

Benda arkeologi yang terdapat di situs Candi Sukuh antara lain adalah bangunan candi, relief, arca dan prasasti. Bangunan Candi Sukuh memiliki bentuk yang berbeda dari bentuk-bentuk candi agama hindu pada umumnya. Susunan bangunan Candi Sukuh merupakan punden berundak-undak berbentuk bujur sangkar yang menghadap ke barat dan makin meninggi ke arah timur. Bentuk tersebut sedikit mirip dengan peninggalan suku Maya yang terdapat di Meksiko. Unsur seksualitas cukup dominan pada benda-benda arkeologi yang terdapat pada situs ini. Namun unsur-unsur seksualitas yang terdapat pada situs ini erat kaitannya dengan pendidikan, perlambangan dewa dan kepercayaan dalam agama hindu.

Melihat berbagai fenomena dan keunikan yang terdapat pada Candi Sukuh membuat saya tertarik untuk membahas simbolisme pada benda-benda arkeologi di situs Candi Sukuh. Untuk mengetahui deskripsi yang cukup lengkap dari Candi Sukuh, kamu bisa mengunjungi website perpusnas

Candi Sukuh banyak menarik minat masyarakat awam untuk dijadikan sebagai tempat pariwisata, karena terletak di tempat yang sejuk dan memiliki bentuk candi yang berbeda dari bentuk-bentuk candi pada umumnya, selain itu juga terdapat beberapa benda arkeologi yang mengandung unsur seksualitas. Hal tersebut kemudian membuat masyarakat awam beranggapan bahwa candi sukuh merupakan candi cabul, karena berbeda dengan candi lainnya, terdapat arca-arca yang menggambarkan lingga dengan bentuk yang vulgar bahkan dikutip dari blog lisa gopar, terdapat ritual untuk mengetahui keperawanan untuk para pengunjung, yaitu dengan cara melewati celah yang terdapat pada sebuah arca. Selain itu bentuk bangunan candi sukuh yang menyerupai kuil bangsa maya di meksiko membuat ciri khas tersendiri, berbeda dengan candi hindu lainnya yang ada di pulau jawa.

Benda-benda arkeologi di Candi Sukuh mengandung simbol-simbol dari agama hindu yang sampai saat ini masih digunakan untuk melakukan ritual keagamaan oleh masyarakat hindu yang tinggal di sekitar candi tersebut. Simbol-simbol tersebut banyak yang merupakan unsur-unsur seksualitas seperti phallus dan vagina yang terdapat di lantai gapura masuk situs ini. Menurut anggapan yang terdapat dalam kitab Kawi, bagian badan yang vital, seperti kepala dan alat kelamin dianggap memiliki kekuatan ghaib untuk mengusir roh jahat  yang biasa dengan istilah suwuk. Sehingga anggapan masyarakat bahwa candi sukuh adalah candi cabul sepenuhnya salah. Karena sebenarnya unsur seksualitas yang terkesan vulgar tersebut adalah simbolisme dari kesucian dan dianggap sebagai sesuatu yang dapat mengusir roh jahat.

Menurut Joko Adi pada tulisannya, relief kelamin pada lantai pintu gerbang utama dan bentuk candi Sukuh itu justru mengandung pesan nilai moral dan etika serta etiket yang harus dipahami oleh seluruh masyarakat yang memahaminya terkait dengan hubungan suami isteri. Perlu diingat, berdasar angka tahun 1437 M itu tidak semua orang bisa membaca dan menulis, oleh karena itu pujangga, undagi pada masanya begitu panjang dan jauh daya prediksinya untuk dapat menuangkan suatu tatanan yang bisa dimaknakan oleh masyarakat terkait dengan etika hubungan suami isteri secara fisik berupa simbol.

Adapun bentuk bangunan candi tidak ada keterkaitannya dengan bangsa maya. Dikutip dari situs daring national geographic, arsitektur candi terpengaruh oleh kebudayaan megalitik, pada masa sebelum Hindu-Buddha. Karena pada saat itu terdapat anggapan bahwa pengaruh hindu sudah semakin rendah karena masuknya islam. Namun menurut Joko Adi, Candi Sukuh dibangun dari tradisi masyarakat yang agamis. Selain itu menurut Joko Adi, Bentuk bangunan candi Sukuh bila diperhatikan dari jauh sudah merupakan bentuk reproduksi luar wanita (bisa diperhatikan dalam gambar). Itu artinya menunjukkan begitu luhur seorang wanita, oleh karena itu bagaimanapun juga wanita harus dijunjung tinggi kedudukannya. Sebagai kaum yang dianggap lemah harus diayomi, tidak disia -siakan karena juga ikut melestarikan keseimbangan generatif yang dalam hal ini disebut dengan budaya falistik.

Selain hal yang berkaitan dengan agama, candi sukuh juga memberikan gambaran teknologi dan nilai-nilai yang terdapat pada kebudyaan di zaman tersebut. Gambaran teknologi terlihat pada salah satu relief yang menggambarkan proses kegiatan di tempat pandai besi. Sedangkan nilai-nilai kebudayaan terdapat pada relief sudamala dan garudeya yang menggambarkan nilai karakter yang terdiri dari religius, jujur, kerja keras, toleransi, tanggung jawab, bersahabat/komunikatif, demokratis, peduli sosial, kreatif, disiplin, dan mandiri.

Simbolisme pada situs Candi Sukuh dapat dimaknai dari berbagai sudut pandang, baik dari tinjauan agama, teknologi maupun kebudayaan. Makna yang terkandung pada situs Candi Sukuh dapat dipahami dengan arti yang berbeda, misalnya seperti anggapan bahwa bangunan dibuat saat melemahnya pengaruh hindu sedangkan banyak simbol-simbol yang melambangkan kesucian dari agama hindu.

 

DISCLAIMER

Tulisan ini dipengaruhi dan bahkan sebagian merupakan kutipan dari artikel yang berjudul, CERMINAN ETIKA DALAM HUBUNGAN ANTAR-MANUSIA; Analisis pada Beberapa Ornamen Candi Sukuh yang ditulis oleh Djoko Adi Prasetyo, Dosen Jurusan Antropologi FISIP Unair, Surabaya dan referensi tambahan dari berbagai sumber lainnya.

Semua foto adalah milik Paul Riley diambil dari http://www.pbase.com/rileyuni/sukuh

Referensi:

Prassetyo, Joko Adi.”Cerminan Etika dalam Hubungan Antar-Manusia Analisis pada beberapa Ornamen Candi Sukuh”. Surabaya: Universitas Airlangga.

O’Connor, Stanley J. “Metallurgy and Immortality at Candi Sukuh Central Java”.

Hastutiningsih, Tri. 2008. “SIMBOL-SIMBOL AGAMA HINDU DI CANDI SUKUH (Studi Simbol Agama Hindu di Dusun Sukh, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah)”. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.

Hartini., Mufida, Rina Rahma. “CERITA-CERITA DI BALIK CANDI SUKUH SEBAGAI PEMERKAYA CERITA DRAMA TRADISIONAL”. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Wardani, Yuliana Kuncoro., Sariyatun., Pelu, Musa., “MAKNA SIMBOLIK RELIEF SUDAMALA DAN GARUDEYA DI CANDI SUKUH RELEVANSINYA DENGAN PENGEMBANGAN NILAI-NILAI KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN IPS SEJARAH”. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

http://candi.perpusnas.go.id/temples/deskripsi-jawa_tengah-candi_sukuh

http://lisagopar.com/candi-sukuh-yang-kontroversial

http://ancientexplorers.com/blog/mayan-temple-in-java/

http://nationalgeographic.co.id/berita/2015/01/rekam-jejak-siklus-manusia-di-candi-sukuh

Cara Meningkatkan Produktifitas Kerja

Terasa sekali bahwa pencapaian bulan juli di tahun ini sedikit timpang dengan pencapaian bulan juli tahun lalu, ketimpangan ini mungkin disebabkan berbagai macam faktor yang membedakan, contohnya tahun lalu saya masih berstatus sebagai karyawan yang sangat senang mendapatkan THR pertama kali, namun sekarang saya hanyalah seorang pengangguran yang kerjaannya tidur-tiduran nonton film, nonton ancient alien, nonton yutub dll dll yang kurang bermanfaat. Tentu kini hal itu saya sadari sangat merugikan bagi diri sendiri dan orang lain, seharusnya mungkin saya bisa meningkatkan skill atau memberikan manfaat untuk orang lain. Terlepas dari itu semua memang saya masih melakukan rutinitas sebagai seorang pedagang online dan akademisi yang sedang libur. Saya merasa produktifitas saya berkurang di bulan ini bahkan di tahun ini. Kalaupun produktifitas saya mungkin tidak menurun seperti yang saya pikirkan, namun suatu kepastian yang saya percaya bahwa jika ternyata ada peningkatan pada produktifitas kerja saya pasti sangat kecil. Bukan ingin menjadi orang yang tidak bersyukur, hasil apapun yang saya dapatkan selalu saya coba untuk syukuri, tapi peningkatan produktifitas kerja tentu diperlukan seiring umur kita bertambah. Oleh karena itu saya melakukan berbagai cara untuk memacu motivasi diri sebagai upaya peningkatan produktifitas kerja. Cara-cara ini merupakan opini pribadi hanya berdasarkan pengalaman saya tanpa dilandasi riset atau penelitian ilmiah dan sebagainya.

berdoa

Cara pertama yang harus dilakukan adalah berdoa. Sebagai seorang makhluk yang sadar akan kehadiran sang pencipta. Tentu ketika kita mempunyai keinginan terhadap apa yang ingin kita lakukan sebaiknya diawali dengan berdoa, karena hanya dengan kuasaNya kita dapat mewujudkan apa yang ingin kita lakukan. Bagi saya doa akan memberikan kekuatan tambahan ketika motivasi dalam diri kita sedang melemah.

bernyanyi

Cara kedua adalah bernyanyi. Bernyanyi merupakan salah satu metode untuk mengurangi tingkat tekanan dalam diri kita, bernyanyi tidak harus di tempat-tempat karaoke, setel saja lagu favorit dan gunakan aplikasi yang dapat menampilkan liriknya kemudian nyanyikan sesuka hati.

menulis

Cara ketiga adalah menulis. Seperti yang saya lakukan saat ini yaitu menulis artikel ini. Menulis bagi saya selain berguna untuk memotivasi diri juga merupakan kegiatan untuk memacu kreativitas. Menulis tidak harus terstruktur, menulis tidak harus dipublikasikan, menulislah apa adanya, yang penting kamu menulis apa yang ingin kamu tulis, jangan paksa diri kamu ketika motivasi sedang lemah untuk menulis hal-hal yang berat apalagi bersifat ilmiah. Tulis dengan media apa saja yang kamu inginkan, bisa diatas kertas, mengetik di komputer atau bahkan menggunakan mesin tik untuk mendapatkan sensasi yang berbeda.

jangkau

Cara  keempat adalah menjangkau orang-orang hebat. Hal yang pertama kali sering saya lakukan ketika membuka browser adalah membuka facebook. Facebook merupakan media termudah yang dapat digunakan untuk mengenal dan mengetahui berita-berita terbaru dari orang-orang hebat. Dalam facebook saya banyak berteman dengan orang-orang yang saya anggap hebat dari berbagai bidang. Memang saya tidak secara langsung mengenal mereka namun, umumnya saya sering menambahkan teman-teman yang ingin saya dapatkan ilmunya, misalnya saya menambahkan teman seorang musisi ataupun programmer, dengan melihat status yang mereka buat yang terkait dengan bidang yang mereka tekuni, saya mendapatkan sedikit ilmu secara tidak langsung tanpa harus bergelut di bidang mereka. Menjangkau orang hebat merupakan cara yang cukup ampuh, biasanya ketika saya sedang bermalas ria dan tiba2 melihat / membaca sesuatu yang menurut saya hebat, energi positif dari kehebatan itu terasa menular ke diri saya. Selain facebook tentu saja masih banyak media lainnya untuk menjangkau orang hebat seperti dengan mengikuti komunitas tertentu dan sebagainya.

berbagi manfaat

Cara kelima adalah menyebarkan manfaat. Menyebarkan ilmu, berbuat kebaikan, membantu sesama, berbagi merupakan cara-cara yang dapat kamu lakukan untuk menyebarkan manfaat. Dengan menyebarkan manfaat kamu akan menyadari betapa-berharganya-dirimu-dan-seharusnya-bisa-lebih-dari-sekedar-bermalas-malasan, kamu akan sadar bahwa sebenarnya kamu sangat merugi jika tidak menjadi figur yang produktif, dan yang lebih penting jika kamu menyebarkan manfaat kamu akan menyadari bahwa yang ada dalam dirimu itu entah itu ilmu, kemampuan dsb mempunyai kelebihan dibanding orang lain sehingga membuat kamu merasa lebih bersyukur.

Sebenarnya ada banyak cara lain yang dapat kamu lakukan selain cara yang saya sampaikan diatas. Saya sendiri tidak hanya terpaku pada cara-cara diatas. Adapun hasil yang akan kamu dapatkan tergantung dari seberapa besar kamu ingin meningkatkan produktifitas kerja. Jika sudah mencapai peningkatan yang kamu inginkan, jangan lupa untuk istirahat dan memberikan penghargaan kepada diri sendiri, perlu diingat kita bukan lah mesin, robot ataupun server yang dapat berkerja secara 24 jam, server pun pasti  ada maintainancenya, begitu juga dengan kita yang hanya seorang manusia, upayakanlah agar semuanya seimbang 🙂

 

Seluruh gambar diambil dari freepik.com dan flaticon.com dengan pengubahan seperlunya.