Berkunjung ke Museum Pengkhianatan PKI / Monumen Pancasila Sakti

IMG_20151220_134444

Pintu masuk gedung Museum Pengkhianatan PKI

Museum Pengkhianatan PKI terletak di lokasi yang cukup strategis, hanya beberapa ratus meter dari Asrama Haji Pondok Gede. Berada di dalam suatu kompleks yang luas di Jl. Raya Pondok Gede, Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Saya berkunjung ke Museum ini dengan menggunakan Motor dari arah bekasi. Museum ini sangat mudah ditemukan, karena pintu gerbang kompleks utamanya terletak di pinggir jalan raya pondok gede, pada gerbang utama yang berbentuk gapura terdapat tulisan Monumen Pancasila Sakti, karena Museum Pengkhianatan PKI masih satu kompleks dengan Monumen Pancasila Sakti. Sekitar seratus meter dari gerbang utama terdapat pos penjaga, saya membayar uang untuk masuk ke kompleks ini sejumlah Rp. 5000. Setelah membayar, saya langsung lurus menyusuri jalan, terdapat beberapa signage yang menunjukkan wilayah parkir khusus bus, mobil dan motor. Jarak dari pos penjaga hingga parkiran motor cukup jauh, sekitar 600 Meter. Lahan parkir untuk motor terletak langsung di lingkungan gedung Museum Pengkhianatan PKI. Parkir motor disini saya mengambil karcis dan saat pulang tidak dilakukan pengecekan STNK serta diharuskan membayar Rp. 2000. Setelah memarkirkan motor, kemudian saya bergegas mencari toilet. Toilet terdapat diluar gedung Museum, toilet ini mudah ditemukan karena terdapat beberapa signage yang menunjukan lokasi toilet. Namun saya tidak tahu bagaimana kondisi di dalam toilet karena hanya mengantarkan teman, dikenakan biaya seikhlasnya setelah menggunakan toilet ini. Dekat dengan Toilet terdapat sebuah kantin yang menjual berbagai pernak-pernik souvenir yang bercorak TNI, kantin ini juga menjual makanan dan minuman.

IMG_20151220_134942_compressed

Pada gedung utama Museum di depan pintunya terdapat miniatur kompleks Museum dan terdapat 2 buah tempat sampah di sisi kiri dan kanan pintu masuk Museum serta signage larangan merokok. Terdapat Plakat peresmian di sisi dinding dekat pintu masuk, yang berisikan informasi bahwa Museum Pengkhianatan PKI (Komunis) diresmikan oleh Presiden Soeharto di Jakarta pada tanggal 1 Oktober 1992. Memasuki ruangan pertama disajikan gambar korban pemberontakan dan penggalian korban, di sisi kanan pada pintu masuk terdapat kantin yang menjual makanan dan minuman ringan dan souvenir seperti topi dan kaos bercorak TNI dan Monumen Pancasila Sakti. Didalam ruangan ini juga terdapat signage larangan merokok dan terdapat AC diatas pintu masuk serta dilengkapi CCTV diatas gambar foto. Di dalam ruangan pertama yang saya masuki ini terdapat pasangan suami istri yang sedang mengambil foto.

IMG_20151220_142618_compressed

Anak kecil yang sedang mengabadikan salah satu diorama yang terdapat di dalam Museum Pengkhianatan PKI

Ruangan-ruangan selanjutnya menyajikan diorama yang diurutkan dari awal pemberontakan PKI hingga penumpasannya. Diorama ini terdapat didalam sebuah ruang transparan yang dilapisi kaca, namun sedikitnya pencahayaan membuat diorama didalamnya agak susah dilihat karena terpantul bayangan dari luar. Setiap diorama memiliki informasi dengan dua bahasa, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Disertai juga foto yang berkaitan dengan diorama tersebut. Seluruh diorama seolah-olah hanya menggambarkan sisi buruk dari PKI dengan segala pemberontakan yang mereka lakukan. Mungkin karena saya mengunjungi Museum ini pada hari minggu dan memang sudah masuk musim libur sekolahan, saat saya mengunjungi museum ini terdapat banyak pengunjung, kebanyakan dari mereka adalah keluarga besar dan pasangan muda, banyak dari mereka yang mengambil foto dari diorama dan bahkan menjadikan diorama sebagai objek foto seseorang dari mereka. Setiap beberapa meter di dinding Museum terdapat fire extinguisher dan hydrant sebagai bentuk antisipasi jika terjadi kebakaran. Pada satu sisi di lorong Museum terdapat kolam hias yang tidak menyala. Terdapat CCTV di langit-langit lorong museum tiap sisi tertentu. Lorong dan diorama gedung pertama Museum ini cukup panjang dan terletak di dua lantai.

IMG_20151220_143009_compressed

Kantin di dalam gedung Museum Pengkhianatan PKI

Satu gedung tampaknya tidak cukup untuk menggambarkan diorama PKI, di lantai dua terdapat lorong penghubung tanpa dinding ke gedung kedua Museum. Di lorong ini kita bisa melihat pemandangan yang cukup bagus dengan melihat kondisi luar Museum dari atas. Kantin juga tersedia di dalam gedung Museum yang kedua dilengkapi dengan kursi panjang yang berguna sebagai tempat istirahat bagi para pengunjung. Terdapat toilet yang diperuntukkan bagi pengunjung Namun toilet di dalam Museum ini memiliki aroma yang tidak sedap, ruangan yang kurang bersih dan WC yang tidak berfungsi, tetapi air masih menyala. Di dekat toilet ini disediakan kotak uang namun tidak ada yang menjaganya. Di beberapa sisi dinding tedapat kutipan-kutipan kalimat seperti pidato ataupun ucapan terkait pemberontakan PKI. Pada salah satu dinding terdapat foto sepuluh pahlawan revolusi keganasan G30S PKI tahun 1965. Sebelum pintu keluar gedung ini, saya melewati Ruang Tunggu VIP namun didalamnya hanya ruangan kosong. Begitu keluar dari gedung ini, terdapat pintu masuk ke gedung selanjutnya yang terdapat pakaian para korban G30S PKI.

IMG_20151220_145230_compressedIMG_20151220_142641_compressed

Saat memasuki gedung yang ketiga ini, saya langsung memasuki ruangan di sebelah kanan yaitu ruang benda bersejarah / relik. Ternyata di dalam ruangan ini tidak hanya terdapat pakaian dan bekas darah seperti yang dituliskan pada signage, namun juga terdapat koleksi barang lainnya milik para korban G30S PKI seperti sepeda, tongkat, stik golf dan barang-barang lainnya. Di tengah-tengah ruangan ini terdapat site plan dari Monumen Pancasila Sakti. Setelah puas dengan ruangan ini saya bergegas kembali ke lorong. Di depan ruangan ini terdapat ruangan teater pemutaran film pemberontakan G30S PKI, namun ruangan ini ditutup, mungkin hanya buka pada waktu tertentu. Di salah satu sisi sebelah kanan dinding menuju ruangan berikutnya terdapat ucapan pembangkit semangat. Ruangan selanjutnya yang saya masuki yaitu ruangan di sebelah kanan yang merupaka ruang pameran foto dokumenter, berbeda dengan ruangan sebelumnya yang cukup ramai, saat saya memasuki ruangan ini tidak ada pengunjung yang memasukinya. Di depan ruangan ini atau di sebelah kiri dari lorong terdapat ruang dokumenter dan perpustakaan. Setelah ruangan ini saya menyusuri lorong dan tidak ada ruangan lagi hingga pintu keluar gedung. Setelah keluar dari Gedung museum terakhir terdapat panser yang merupakan kendaraan untuk membawa jenazah pahlawan revolusi dari markas besar angkatan darat ke makam pahlawan kalibata pada tanggal 5 oktober 2015.

Terdapat banyak informasi tentang sejarah yang akan didapatkan setelah mengunjungi Museum ini terlebih tentang Pemberontakan PKI. Setelah mengunjungi museum ini, saya menuju Monumen Pancasila Sakti yang terletak didepan Museum. Di lingkungan monumen ini terdapat Sumur tempat pembuangan para Pahlawan Revolusi yang dibunuh oleh PKI, Rumah penyiksaan, Dapur Umum Pemberontak PKI dan Monumen Pancasila Sakti.

IMG_20151220_145247_compressed

Kalimat pembangkit semangat yang terdapat di beberapa sudut museum

2 Responses to “Berkunjung ke Museum Pengkhianatan PKI / Monumen Pancasila Sakti”
  1. Liberto Amin January 24, 2016

Leave a Reply